Friday, July 9, 2021

120 Orang Beruntung Dapat 1 Gram Tabungan Emas dari Pegadaian | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -  PT Pegadaian (Persero) memberikan hadiah kepada nasabah melalui program Badai Emas Pegadaian 2021. Sebanyak 120 gram Tabungan Emas itu diundi kepada total 120 orang beruntung yang bertransaksi di Pegadaian pada periode tanggal 1 - 30 Juni 2021.

Pengundian 120 gram Tabungan Emas untuk 120 orang pemenang itu merupakan hadiah undian bulanan program Badai Emas Pegadaian 2021 yang dilaksanakan sejak bulan April 2021 dalam rangka menyemarakkan ulang tahun PT Pegadaian (Persero) yang ke-120.

"Sudah 3 dari 4 pengundian bulanan yang kita laksanakan. Artinya, kita telah membagikan 360 gram Tabungan Emas kepada 360 nasabah beruntung yang bertransaksi di Pegadaian," ujar Vice President Pemasaran PT Pegadaian (Persero) Kadek Eva Suputra dalam keterangan tertulis, Jumat (9/7/2021).

Hal ini dia ungkapkan dalam acara pengundian yang tayang secara daring di Instagram @sahabatpegadaian dan Youtube PT Pegadaian (Persero), Kamis (8/7).

Kadek mengatakan bahwa ada 2,3 juta peserta yang mengikuti Pengundian Badai Emas Periode III ini dengan total kupon sebanyak 250,7 juta. Selain hadiah undian bulanan, terdapat juga hadiah utama yang akan diundi pada akhir periode. Semua nasabah Pegadaian yang bertransaksi di Pegadaian sejak 1 April hingga 31 Juli 2021 dan memiliki kupon undian bisa mengikuti undian hadiah tersebut.

Diketahui, hadiah utama Badai Emas Pegadaian 2021 adalah 1 unit Rumah senilai Rp 1,25 Miliar yang lokasinya bisa dipilih di mana saja sesuai keinginan pemenang, 2 unit mobil Xpander, 3 Tabungan Emas masing-masing 100 gram, 5 unit ponsel Galaxy Note 20 Ultra, dan 9 unit laptop Macbook Air 2020.

"Semua nasabah bisa mengikuti program ini dengan cara bertransaksi di seluruh outlet Pegadaian, aplikasi Pegadaian Digital, aplikasi Pegadaian Syariah Digital, Agen Pegadaian, dan channel Pegadaian lainnya," ungkap Kadek.

Sebagai informasi, acara pengundian dihadiri secara daring oleh notaris, perwakilan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, dan Polda Metro Jaya yang menjadi saksi. Acara tersebut berlangsung dengan protokol 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi diterapkan secara tertib sepanjang acara pengundian berlangsung.

20 nama pemenang yang tersebar di seluruh Indonesia dibacakan oleh pembawa acara sepanjang acara berlangsung. Selain itu, bagi nasabah yang ketinggalan mengikuti acara pengundian hadiah bulanan Pegadaian Badai Emas 2021 Periode III dapat melihat hasilnya di Instagram @sahabatpegadaian.

Kadek menyampaikan selamat kepada semua pemenang hadiah bulanan Badai Emas Pegadaian Periode III. Bagi yang belum beruntung, kata dia, jangan patah semangat karena masih ada pengundian hadiah bulanan Badai Emas Pegadaian Periode IV dan hadiah utama di bulan Agustus 2021 mendatang.

"Semakin banyak transaksi di Pegadaian, maka akan semakin besar kesempatan mendapatkan hadiah undian bulanan maupun grand prize-nya karena program Badai Emas Pegadaian 2021 masih berjalan hingga 31 Juli 2021," tukasnya.

Terakhir, Pegadaian mengimbau nasabah untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Pegadaian. Pajak hadiah ditanggung oleh Pegadaian sehingga nasabah tidak dikenakan biaya. Selain itu, Pegadaian juga tidak mengadakan lelang online.  


Sumber: finance.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, July 8, 2021

Harga Emas 24 Karat di Pegadaian Hari Ini, Kamis 8 Juli 2021, Antam Naik | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  - Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada hari ini, Kamis (8/7/2021), mengalami penguatan untuk cetakan Antam dan penurunan untuk cetakan UBS. 

Berdasarkan informasi pada laman resmi Pegadaian, harga emas 24 karat UBS ukuran terkecil yakni 0,5 gram dipatok seharga Rp502.000, turun Rp1.000 dari posisi sebelumnya.

 Sementara itu, emas Antam ukuran terkecil dibanderol Rp542.000, naik Rp1.000 dibandingkan harga kemarin. 

Harga emas UBS ukuran 1 gram dijual seharga Rp940.000, turun Rp2.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. sedangkan emas ukuran yang sama untuk cetakan Antam dibanderol Rp977.000, naik Rp1.000 

Naik Tipis Emas 24 karat UBS dengan ukuran 5 gram dibanderol Rp4.610.000, sedangkan, emas cetakan Antam dijual Rp4.650.000. 

Kemudian untuk cetakan 10 gram harga emas UBS dipatok Rp9.170.000, sedangkan emas 24 karat Antam dihargai Rp9.242.000. 

Emas batangan 25 gram cetakan UBS dihargai Rp22.880.000, sedangkan ukuran 50 gram di Pegadaian dijual seharga Rp45.664.000. 

Sementara itu, harga emas batangan 25 gram cetakan Antam Rp22.973.000 dan ukuran 50 gram dijual di Pegadaian senilai Rp45.862.000. 

Untuk ukuran 100 gram, Pegadaian membanderol harga emas UBS sebesar Rp91.292.000, sedangkan emas Antam Rp91.643.000. Adapun, ukuran emas paling besar, yaitu 1.000 gram, dibanderol Rp910.589.000 untuk UBS dan Rp914.838.000 untuk emas Antam. 

Berikut daftar harga emas 24 karat di Pegadaian, Kamis (8/7/2021), dilansir dari laman resmi Pegadaian: 

Antam Turun Harga Emas Batangan 24 Karat Pegadaian, 8 Juli 2021

Ukuran (gram) Harga Emas Antam Harga Emas UBS 

0.5 Rp 542.000 Rp 502.000 

1.0 Rp 977.000 Rp 940.000 

2.0 Rp 1.892.000 Rp 1.866.000

 3.0 Rp 2.811.000 Rp 0 

5.0 Rp 4.650.000 Rp 4.610.000 

10.0 Rp 9.242.000 Rp 9.170.000 

25.0 Rp 22.973.000 Rp 22.880.000 

50.0 Rp 45.862.000 Rp 45.664.000 

100.0 Rp 91.643.000 Rp 91.292.000 

250.0 Rp 228.830.000 Rp 228.162.000 

500.0 Rp 457.441.000 Rp 455.786.000 

1000.0 Rp 914.838.000 Rp 910.588.000


Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Wednesday, July 7, 2021

Pasokan Oksigen ke Agen di Tulungagung Dikurangi Selama PPKM Darurat | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -  Selama PPKM darurat, agen oksigen di Tulungagung mendapatkan pengurangan pasokan dari distributor. Untuk harga masih sama dan stabil.

Salah seorang pemilik agen oksigen di Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Memey, mengatakan sebelum pemberlakuan PPKM darurat, dalam sekali pengiriman pihaknya mendapat pasokan 50 tabung oksigen ukuran 6-7 kubik.

"Kalau sebelumnya 50 tabung, sekarang tinggal 10 tabung. Pengurangan ini sejak Senin lalu," kata Memey, Rabu (7/7/2021).

Akibat pengurangan itu saat ini pihaknya untuk sementara tidak melayani pembelian oksigen tabung besar, namun hanya melayani isi ulang untuk tabung kecil.

"Oksigen kecil itu biasanya digunakan untuk kesehatan sama pengusaha ikan. Kalau yang besar biasanya untuk las," ujarnya.

Dikatakan Memey, pada PPKM darurat ini jumlah permintaan oksigen kecil mengalami peningkatan, dari sebelumnya 20 tabung isi ulang kini menjadi 30 tabung.

Meskipun mengalami pengurangan jumlah pasokan dari distributor, untuk harga jual oksigen masih stabil dan tidak mengalami perubahan. "Harganya tetap, untuk tabung kecil Rp 40 ribu," jelasnya.

Menurut Memey, pemberlakuan pengurangan pasokan oksigen tersebut berlaku sampai dengan berakhirnya PPKM darurat.

Sementara itu salah seorang pembeli oksigen isi ulang, Samsuri mengatakan oksigen tersebut ia gunakan untuk membantu pernapasan salah satu anggota keluarganya yang sakit.

"Kebetulan baru pertama beli, ini untuk keluarga ada yang sakit jantung lemah," kata Samsuri.


Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Tuesday, July 6, 2021

Walkot Makassar Minta Maaf Rumah Ibadah Ditutup: Perintah Negara | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Wali Kota Makassar, Mohammad Ramadhan 'Danny' Pomanto meminta maaf terkait penutupan sementara rumah ibadah di masa PPKM Mikro. Danny mengaku sejujurnya tak senang dengan itu, namun terpaksa harus dilakukan karena perintah Negara dalam rangka penanganan penularan COVID-19.

"Seluruh umat beragama yang saya hormati, sebagai Pemda (Pemkot Makassar) yang harus ikut perintah Undang Undang dan peraturan berlaku dan pusat, kita tidak bisa lakukan modifikasi apapun," kata Danny Pomanto, di rumah pribadinya, Jalan Amirullah, Selasa (6/7/2021).

"Tapi perintah dari pada ini memberikan saya ruang, bahwa jika di wilayah itu, kata wilayah bukan lagi Kota. Peraturan ini instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 17 Tahun 2021. Itu mengatakan bahwa untuk Kabupaten zona orange, nah kita kena di sini, dan zona merah, kegiatan peribadatan pada tempat ibadah ditiadakan untuk sementara waktu," sambung dia.

Danny belum bisa mengambil keputusan sampai kapan penutupan rumah ibadah sementara akan dilakukan. Namun pihaknya akan menurunkan segera tim detektor COVID-19 untuk melakukan screening awal, demi menentukan status wilayah di tingkat RW di Makassar.

"Saya akan turunkan detektor dalam minggu ini, untuk beri penilaian untuk status masing-masing RT. Apakah RT hijau, kuning, orange, merah atau hitam. Maka kalau dia, orange, merah, apalagi hitam, maka tentunya itu pasti ditutup, akan tetap kalau RT-nya itu kuning dan hijau, maka kita akan buka kembali. Jadi mohon kesabarannya, karena ini aturan, saya juga harus menjawab dengan aturan," jelasnya.


"Ini adalah perintah pusat, jadi kami mohon maaf. Memang disinyalir banyak juga di rumah rumah ibadah, banyak protokol tidak dilaksanakan maksimal. Bukan dilarang beribadah, silahkan beribadah di rumah," ujar Danny.Danny menyebut, beberapa tempat ibadah juga diduga tak taat pada aturan protokol kesehatan COVID-19. Namun ia meminta, seluruh umat, untuk sabar dan menunggu status Kota Makassar masuk dalam zona hijau.

"Tidak ada pelarangan ibadah, yang ada itu beribadah di rumah, sambil tunggu status RT kuning dan hijau, karena kalau orange dan merah kami diperintahkan untuk menyelenggarakan peribadatan di rumah," tegas dia.

Terkait aturan penutupan rumah ibadah di Makassar, Danny mengaku juga terpaksa. Namun karena perintah Negara, mengharuskan ia taat dan patuh.

"Jadi tidak usah panik, saya sendiri tidak senang dengan kondisi seperti ini, saya tidak senang, tidak bahagia, tapi harus kita lakukan, karena jadi perintah negara. Sabarki, InsyaAllah akan kita turunkan detektor. Pertama nilai dulu supaya bisa diterapkan terukur terkendali, detail tepat, sasaran dan presisi, sehingga semua bisa betul-betul presisi," tambahnya.


Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Monday, July 5, 2021

Catat! Ini Aturan WFO-WFH Pekerja Selama PPKM Darurat Jawa-Bali | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Pemerintah mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli 2021, termasuk mengatur soal ketentuan WFO-WFH bagi pekerja.



 

PT Rifan Financindo

Friday, July 2, 2021

Kemendag Buka 344 Lowongan CPNS 2021, Difabel Bisa Daftar | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo  -  Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah dibuka 30 Juni 2021 sampai 21 Juli 2021. Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun mengumumkan kebutuhan formasinya.

Dalam CPNS 2021, Kemendag membuka 344 formasi yang dibagi ke 19 jabatan. Kesempatan itu terbuka untuk formasi umum, formasi lulusan terbaik, dan formasi khusus seperti penyandang disabilitas dan putra/putri Papua.

Demikian bunyi pengumuman Nomor 01/SJ-DAG/PENG/06/2021 tentang Pelaksanaan CPNS Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2021, yang dikutip detikcom, Jumat (2/7/2021).

Lowongan terbanyak dibuka untuk Analis Data dan Informasi yakni sebanyak 103 orang di mana untuk formasi umum 67 orang, formasi lulusan terbaik 34 orang, dan formasi disabilitas 2 orang.

Pastikan kamu berasal dari pendidikan S-1 ekonomi/S-1 ekonomi dan studi pembangunan/S-1 ekonomi dan pembangunan/S-1 komputer manajemen informatika/S-1 administrasi perkantoran/S-1 komputer teknik informatika/S-1 manajemen.

Untuk pendaftaran, dilakukan secara online dan mengunggah dokumen persyaratan melalui portal https://sscasn.bkn.go.id.


Sumber: finance.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, July 1, 2021

Pakar: Ini 5 Langkah Analisis Fundamental Kripto, Beda dengan Saham | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -   Perencana Keuangan Senior Aidil Akbar Madjid menegaskan bahwa analisis fundamental aset kripto berbeda dengan investasi saham. Setidaknya ada 5 faktor yang dapat menjadi pertimbangan sebelum masuk ke suatu aset kripto.

 “Fundamental kripto tidak bisa disamakan dengan fundamental dalam analisa saham karena kripto bukan perusahaan tetapi mata uang digital,” ucap Aidil dalam channel YouTube-nya, dikutip Selasa (29/6/2021). Menurut Aidil, hal pertama yang penting untuk diperhatikan adalah mengetahui tujuan awal berdirinya aset tersebut. 

“Dengan mengetahui maksud dan tujuan cryptocurrency ini diluncurkan, kita jadi tahu, siapa pengguna awal dan melihat seberapa besarnya pasar kripto tersebut akan berkembang,” imbuhnya. Aidil melanjutkan, faktor kedua, penting untuk memperhatikan teknologi yang membangun blockchain tersebut. 

Untuk mengecek kemampuan teknologi sebuah aset kripto, Aidil menyarankan untuk melihat jumlah transaksi per detik (transaction per second), kecepatan dalam penyelesaian transaksi, protokol konsensus, keamanan jaringan, besar skalabilitasnya, dan interoperabilitas. “Ketiga, siapa tim pengembang dibelakang blockchain itu yang penting untuk diketahui” pungkasnya.

 Menurutnya, penting untuk melihat apakah blockchain tersebut dukung oleh investor. Semakin besar uang yang disuntikkan ke dalam proyek membangun blockchain tersebut, biasanya tim pengembang akan lebih terarah. 

Peluang dan Ancaman Aset Kripto Analisis fundamental keempat, dengan melihat ekosistem yang besar dan matang. Menurutnya, sebuah blockchain yang baik memiliki developer dan pengguna setia. Aidil menyebutkan Ethereum sebagai koin dengan ekosistem terbaik.

 “Terakhir kelima, salah satu yang bisa membuat kripto bertahan dari guncangan adalah mereka yang punya komunitas kuat dan memiliki investor yang loyal,” ucapnya. Aidil menilai ketika aset kripto mengalami guncangan, anggota komunitas saling menguatkan ke satu sama lain sehingga harga bisa bertahan dengan kuat. 

“Salah satu koin yang punya komunitas paling kuat adalah Dogecoin,” tutup Aidil.



Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...