Monday, March 16, 2020

Dipengaruhi Corona, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 50.000 Kg | PT Rifan Fnancindo

Harga Pangan


PT Rifan Fnancindo  -   Harga cabai rawit merah di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat melonjak hingga ke level Rp 50 ribu/kilogram (kg). Padahal sebelumnya harga komoditas pangan tersebut hanya Rp 25-30 ribu/kg.

Mahalnya harga cabai rawit merah diakui oleh salah satu pedagang bernama Siti. Dia menjelaskan kenaikan sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Harga melambung hampir 2 kali lipat.

"Kalau yang naik ya ini cabai rawit merah, naik harganya (sejak) dua hari kemarin. (Mulai) kemarin Rp 50 ribu, biasanya Rp 30 ribu," kata dia saat berbincang dengan detikcom, Senin (16/3/2020).

Kondisi serupa juga terjadi di lapak pedagang lain, Marta. Dia sebelumnya menjual cabai rawit merah Rp 25 ribu/kg. Kini harganya melonjak 2 kali lipat ke Rp 50 ribu/kg.

"Cabai rawit merah naik lagi Rp 50 ribu dari Rp 25 ribu, loncat ke atas (mulai) dua-tiga hari ini lah," ujarnya.

Dia memperkirakan lonjakan harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh wabah virus corona. Dapat dipahami bahwa Covid-19 ini semakin parah penyebarannya di Indonesia.
Bahkan harga cabai merah keriting ikutan menanjak harganya, dari sebelumnya Rp 20 ribuan/kg menjadi Rp 40 ribu/kg.

"(Kenaikan harga) ya karena ini virus, virus bikin semua harga nanjak semua. Semua barang naik semua cabe merah keriting ini biasa ini Rp 20an ribu, sekarang 1 kilo Rp 30-40 ribu," tambahnya.


Sumber: market.bisnis
PT Rifan Fnancindo

Friday, March 13, 2020

Yen Melonjak, Bank Sentral Jepang Bakal Pangkas Suku Bunga? | PT Rifan Financindo

Mata uang yen Jepang dan Dollar AS. - Bloomberg


PT Rifan Financindo  -  Penguatan nilai tukar yen Jepang yang tanpa henti, menuju level psikologis 100 terhadap dolar AS, menambah tekanan pada Bank Sentral Jepang (BoJ) untuk memangkas suku bunga.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar yen terpantau melonjak 3,03 poin atau 2,88 persen ke level 102,32 yen per dolar AS pada perdagangan Senin (9/3/2020) pukul 14.14 WIB, menuju apresiasi hari ketiga berturut-turut.
Sebaliknya, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga.
Sepanjang perdagangan, nilai tukar yen bergerak di level 101,53 – 104,67 per dolar AS. Sebagai aset investasi aman (safe haven), daya tarik yen Jepang semakin menanjak di tengah anjloknya harga minyak mentah dan meluasnya wabah penyakit virus corona (Covid-19).
Sejumlah analis pun berpikir pemerintah Jepang tidak akan berpangku tangan setelah nilai tukar yen menyentuh kisaran level terkuatnya sejak 2016 pada perdagangan hari ini.
“Penguatan yen terhadap dolar AS di bawah level 100 adalah satu hal yang harus diperhatikan untuk BoJ bertindak,” ujar Takenobu Nakashima, senior rates strategist di Nomura Securities Co.
“Dalam hal koordinasi global, apakah Bank Sentral Eropa memutuskan akan lebih lanjut memangkas tingkat negatifnya pekan ini akan menjadi poin penting untuk keputusan BoJ,” tambahnya, dilansir dari Bloomberg.
Seorang pejabat Departemen Keuangan Jepang pada Senin (9/3) mengatakan pada Senin bahwa pemerintah akan memantau pasar dengan sifat urgensi.
BoJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan kebijakan pekan depan, tepat setelah bank sentral AS Federal Reserve yang diantisipasi luas akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya bulan ini. Investor juga akan mencermati pertemuan kebijakan terjadwal Bank Sentral Eropa pekan ini.
“Di bawah kondisi saat ini dimana pasar mata uang cukup mengikuti arah kebijakan moneter, lebih baik untuk bertindak daripada tidak bertindak untuk membantu menahan tekanan pada yen,” ujar Noriatsu Tanji, chief bond strategist di Mizuho Securities Co.
Terakhir kali yen diperdagangkan di bawah level 100 terhadap dolar AS adalah Agustus 2016, beberapa bulan setelah BoJ memperkenalkan kebijakan suku bunga negatif.
Kedua mata uang utama ini mulai perlahan naik kembali di atas level tersebut setelah BoJ mengadopsi kontrol kurva imbal hasilnya pada bulan September tahun itu serta memperkuat komitmennya untuk mempertahankan suku bunga rendah.
Mayoritas ekonom memperkirakan BoJ akan meningkatkan stimulus dalam pertemuan kebijakan bulan ini sembari mempertahankan suku bunga negatifnya, menurut survei Bloomberg.
Meski demikian, pedagang pastinya akan mencermati segala intervensi verbal dan kemungkinan penurunan suku bunga.
Di sisi lain, tetap ada keraguan tentang efektivitas penurunan suku bunga negatif oleh BoJ sebesar 10 basis poin, yang kemungkinan akan menjadi opsi jika suku bunga akan dipangkas.
“Pemotongan suku bunga oleh BOJ tidak hanya tidak efektif terhadap penyebaran virus corona tetapi juga berisiko memicu keresahan pasar seperti halnya penurunan darurat suku bunga AS [pekan lalu],” terang Naomi Muguruma, ekonom pasar senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.
“Jika BOJ tidak percaya diri tentang menghentikan apresiasi yen, tindakan yang tak terencana dapat menarik penguatan yen lebih jauh,” sambungnya.

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Thursday, March 12, 2020

MG Masuk Indonesia, Mobil China Bisa Geser Dominasi Jepang? | PT Rifan Financindo

 Morris Garage
Selain Wuling dan DFSK, Indonesia mendapatkan pilihan mobil asal China lain yaitu Morris Garage (MG). Meski lahir dan besar di Inggris, Morris Garage kini dimiliki oleh perusahaan BUMN China, yaitu SAIC Motor Corporation Limited.
SUV Morris Garage yang bakal dijual di Indonesia. SUV Morris Garage yang bakal dijual di Indonesia. Foto: Doni Wahyudi/detikOto
Penambahan opsi produk buatan negeri Tirai Bambu ini tentu akan mengubah peta persaingan otomotif Indonesia. Kendati mendapatkan tambahan 'rekan' senegara, DFSK masih belum mengatakan hal ini mampu mematahkan dominasi merek Jepang yang sudah sangat lama di Indonesia.
"Kita belum melihat sejauh itu karena Jepang sudah lebih dari 10 tahun. Kita nggak bisa compare brand yang baru datang 1-2 tahun ini," tanggap PR and Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane D.B., saat ditemui di DFSK Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020).
Perempuan yang disapa Ane ini cenderung menyerahkan kepada konsumen dalam memilih produk. Setiap merek memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing yang menjadi pertimbangan konsumen.
"Jadi kita serahkan saja ke konsumen bagaimana dia melihat kualitas produk yang ditawarkan dari masing-masing brand," tambah Ane.
Sementara itu melihat persaingan antarpemain baru, DFSK juga tidak merasa kehadiran Morris Garage sebagai gangguan. Alasannya setiap merek pasti punya target pasar masing-masing sesuai dengan strateginya.
"Kita sebenarnya dengan apa pun merek baru kita nggak menganggap sebuah ancaman berlebih. Karena masing-masing brand punya kelebihan dan kekurangan dan pasti punya strategi masing-masing. Jadi biarkan brand itu dengan strategi mereka, mereka pasti sudah punya strategi sendiri," jawabnya.


Simak Video "Geber DFSK Glory 560 Jakarta-Sukabumi"
Sumber: Oto.detik

PT Rifan FInancindo

Wednesday, March 11, 2020

Virus Corona Merebak, BRI Ajak Nasabah Kurangi Transaksi Tunai | PT Rifan Financindo

Virus Corona Merebak, BRI Ajak Nasabah Kurangi Transaksi Tunai

PT Rifan Financindo  -  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. mengajak masyarakat untuk mengurangi pemakaian uang tunai di tengah penyebaran virus corona atau covid-19.

Corporate Secretary BRI Amam Sukriyanto menyebutkan penggunaan sistem pembayaran non tunai (contactless payments) dapat mengurangi risiko dari penyebaran virus corona. Pasalnya, tidak banyak kontak tangan yang dilakukan selama menggunakan pembayaran non tunai.
“Masyarakat dapat menggunakan layanan Internet Banking BRI, Mobile Banking BRI (BRImo) maupun aplikasi LinkAja dalam bertransaksi sehingga mengurangi kontak dengan uang tunai,” kata Amam dalam siaran pers BRI, Rabu (11/3/2020).
Meski demikian, dia menyebutkan bagi masyarakat yang masih tergantung terhadap transaksi dengan uang tunai tidak perlu khawatir. Selama mencuci tangan dengan bersih setiap saat maka akan mengurangi risiko yang ada.
Sebagai informasi, BRI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Sosialisasi ini dilakukan secara serentak oleh seluruh unit kerja BRI kepada para pekerjanya.
Sepuluh anjuran dalam Germas di antaranya, makan dengan gizi seimbang, rajin berolahraga, cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, terdapat anjuran untuk tidak merokok, menggunakan masker bila batuk atau tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam, makan makanan yang dimasak sempurna & jangan makan daging dari hewan yang berpotensi menularkan.
Apabila demam dan sesak nafas segera ke fasilitas kesehatan, jangan lupa berdoa, dan minum air mineral 8 gelas setiap hari. Serta, untuk mengunjungi klinik atau pusat fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala sakit.



Sumber: Finance.bisnis

PT Rifan Financindo



Tuesday, March 10, 2020

Heboh Soal Siswi SMK Digerayangi, Ini Cara Ajari Anak Hadapi Bullying | PT Rifan Financindo

Teenage girl sitting on a staircase outside feeling depressed

PT Rifan Financindo  -  Heboh di media sosial soal video viral siswi SMK digerayangi teman-temannya. Dalam video tersebut terlihat organ intim siswi SMK ini diraba oleh teman-teman yang memegangi kaki dan tangannya.
Menanggapi hal ini, psikolog Nuzulia Rahma Tristinarum dari Motherhope Indonesia menjelaskan pentingnya pembekalan pengetahuan atau skill pada anak untuk menghadapi kasus-kasus bullying yang kerap terjadi.
"Berikan pengetahuan mengenai batasan bagian tubuh mana yang bisa disentuh, atau tidak sama sekali. Bekali bagaimana bergaul dengan beberapa jenis orang yang berbeda. Bekali bagaimana cara menghadapi jika ada tindakan bully atau kejahatan," jelasnya saat dihubungi detikcom Selasa (10/3/2020).
Menurut Rahma, anak bisa diajarkan bersikap tegas dalam menanggapi tindakan bullying dengan tetap bersikap santun. Sehingga nantinya tidak menimbulkan dendam di sekitar lingkungan anak tersebut.
"Ajarkan cara menghindar dan bagaimana cara meminta pertolongan. Kalau perlu lakukan role play bersama anak dan remaja kita agar mereka bukan hanya paham namun punya pengalaman (walau bukan real) sehingga saat ada kejadian real anak-anak dan remaja kita tidak panik atau bingung tapi tau bagaimana cara mengatasinya," lanjutnya.

Sumber: health.detik
PT Rifan Financindo

Monday, March 9, 2020

Bos LMAN Resmi Jadi Jubir Sri Mulyani | PT Rifan Financindo


Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari


PT Rifan Financindo  -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi melantik Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan.
Posisi Puspa menggantikan Nufransa Wira Sakti yang sebelumnya dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Kementerian Keuangan.
"Maka pada hari ini, Senin tanggal 9 bulan Maret 2020, saya Menteri Keuangan dengan ini resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan baru di lingkungan Kementerian Keuangan," kata Sri Mulyani di gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).
Pelantikan ini juga tertuang pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 93/KMK01/UP11/2020 tentang mutasi dan pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan.
Dalam keputusan itu ada beberapa sosok pejabat eselon II yang baru dilantik oleh Sri Mulyani. Pertama di lingkungan Sekretariat Jenderal, yaitu Rahayu Puspasari sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi.
Kedua di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), yaitu Lukman Effendi sebagai Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain. Joko Prihato sebagai Direktur Lelang, Ari Haryono sebagai Kepala Kantor Wilayah DJKN Lampung dan Bengkulu, Anugrah Komara sebagai Kepala Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara, serta Ekasari Sukadana sebagai Kepala Kantor Wilayah DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.
Para pejabat eselon II di lingkungan DJKN ini ditetapkan pada 6 Maret 2020.
"Saya percaya saudara-saudara menjalankan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," ungkap dia.
Selain enam pejabat eselon II, sebanyak 109 pejabat pejabat eselon III Kementerian Keuangan juga dilantik hari ini. Mereka terdiri dari 108 pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan satu orang di lingkungan Sekretariat Jenderal. Pelantikan pejabat eselon III ini dilakukan oleh Sekjen Kemenkeu Hadiyanto.

Simak Video "Nasib Omnibus Law Kini di Tangan DPR"



Sumber: Finance.detik
PT Rifan Financindo

Friday, March 6, 2020

Corona Bikin Perbankan Waswas Kredit Macet Naik | PT Rifan Financindo


Fokus Bunga Kredit Turun

PT Rifan Financindo  -  Perbankan nasional mulai khawatir peningkatan kredit macet alias non performing loan (NPL) usai merebaknya wabah virus corona (covid-19). Pasalnya, virus tersebut bisa menyerang debitur perbankan nasional.

Virus corona sendiri telah memberikan dampak pada kinerja perekonomian banyak negara termasuk Indonesia. Virus tersebut sudah melumpuhkan aktivitas produksi manufaktur di China yang notabene banyak diekspor.

Dengan aktivitas yang terhenti, maka berdampak pula bagi industri dalam negeri khususnya debitur para perbankan. Karena usahanya terganggu lantaran bahan baku dari negeri Tirai Bambu tersendat. Sehingga berpotensi meningkatkan NPL.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengungkapkan ada banyak faktor yang membuat NPL perbankan meningkat hingga 2,77% per Februari 2020.
"Naik itu karena faktornya banyak, salah satu faktornya kreditnya kan turun," katanya di komplek kantor Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Para perbankan nasional pun telah menyiapkan beberapa jurus guna menangkis dampak virus corona terhadap kredit macet perusahaannya.

Seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyiapkan skema restrukturisasi dan perpanjangan kredit para debiturnya. Sampai saat ini, kredit macet Bank Mandiri belum terdampak virus corona.

"So far belum ada (dampak penurunan), tapi action sudah harus diambil, restrukturisasi, panjang kredit. Saya yakin belum ada (kredit yang macet tapi kita antisipasi ke sana iya," kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar.


Sumber: Finance.detik
PT Rifan Financindo 

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...