Wednesday, May 13, 2020

Harga Emas 24 Karat Antam Hari ini, Rabu 13 Mei 2020 | PT Rifan Financindo

Karyawan menunjukan logam mulia di Butik Emas Antam, Jakarta, Selasa (11/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
PT Rifan Financindo  - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Rabu (13/5/2020) berada di posisi yang lebih tinggi Rp5.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam untuk cetakan 1 gram dibanderol harga Rp908.000, naik Rp5.000 dari posisi pada perdagangan sebelumnya, Rp903.000 per gram.
Sementara itu, harga emas dengan satuan terkecil 0,5 gram, naik Rp2.500 dari perdagangan sebelumnya menjadi Rp478.500. Lebih lanjut, untuk satuan 2 gram, dihargai Rp1.765.000, 5 gram Rp4.360.000, 10 gram Rp8.655.000, dan 25 gram Rp21.530.000. Harga emas Antam ini berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta.
Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam tercatat turun Rp6.000 ke level Rp812.000 dibandingkan dengan perubahan terakhir pada Selasa (12/5/2020). Harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta.
Berdasarkan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk. dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP).PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut harga emas batangan Antam hari ini, Rabu 13 Mei 2020:
Harga Emas 24 Karat Antam, 12 - 13 Mei 2020
Ukuran (gram)Harga 12 Mei 2020Harga 13 Mei 2020
0,5Rp 476.000Rp 478.500
1Rp 903.000Rp 908.000
5Rp 4.335.000Rp 4.360.000
10Rp 8.605.000Rp 8.655.000
25Rp 21.405.000Rp 21.530.000
50Rp 42.735.000Rp 42.985.000
100Rp 85.400.000Rp 85.900.000
250Rp 213.250.000Rp 214.500.000
500*Rp 426.300.000Rp 428.800.000
1.000*Rp 852.600.000Rp 857.600.000


Sumber : market.bisnis
PT Rifan Financindo

Tuesday, May 12, 2020

Duel Ponsel 4 Jutaan, Samsung Galaxy A31 dan Oppo A92 | PT Rifan Financindo

Duel Ponsel 4 Jutaan, Samsung Galaxy A31 dan Oppo A92

PT Rifan Financindo - Persaingan ponsel mid-range atau kelas menengah nampaknya makin sengit. Pandemi Covid-19 tak menyurutkan langkah sejumlah pabrikan untuk meluncurkan produk terbaru di kelas tersebut.
Salah satunya adalah Samsung yang pekan lalu meluncurkan Galaxy A31. Dibandingkan dengan pendahulunya yang tak lain adalah Galaxy A30s, Galaxy A31 hadir dengan peningkatan spesifikasi kamera dan baterai.
Menurut Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi, peningkatan tersebut merupakan upaya pabrikan asal Korea Selatan itu untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan ponsel pintar kelas menengah yang ideal untuk bermain gim.
“Segmen mid-range ini butuh upgrade di gaming, [kebutuhan] sudah meningkat dan butuh performa serta longlasting battery (baterai yang tahan lama) yang lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Irfan menjelaskan Galaxy A31 hadir dengan jenis dan ukuran layar yang sama dengan Galaxy A30s, yakni Super AMOLED FHD+ 6,4 inci. Keduanya juga sama-sama mengusung pemindai sidik jari di bagian bawah layar.
Demikian halnya dengan kamera depan yang digunakan, sama-sama beresolusi 20MP dengan fitur Live Focus untuk berswafoto.
Menengok ke bagian belakang, Galaxy A31 hadir dengan empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama beresolusi 48MP, kamera ultrawide, kamera depth sensor 5MP, dan kamera makro 5MP dengan titik fokus berjarak 3-5 cm.
Kamera utamanya diklaim mampu menangkap cahaya lebih baik di tempat gelap lantaran sudah menggunakan teknologi nanobinning yang didukung oleh fitur Artificial Inteligence (AI) Scene Optimizer untuk mengenali objek foto.
Namun sayangnya, Galaxy A31 masih belum didukung fitur Super Steady. Alhasil, dibutuhkan gimbal untuk merekam video yang stabil atau minim guncangan.
Adapun, dari segi performa Galaxy A31 hadir dengan chipset MediaTek Helio P65 yang diklaim mampu menghadirkan pengalaman bermain gim dan fotografi lebih baik dibandingkan chipset sekelasnya. Chipset tersebut didukung oleh RAM 6GB dan memori internal 128GB yang bisa diekspansi menggunakan microSD sampai dengan 512GB.
Sama seperti sang kakak, Galaxy A31 menggunakan antarmuka pengguna One UI 2.0 yang berbasis Android 10.
Ketika dicoba untuk bermain gim PUBG Mobile dengan setelan grafis paling tinggi atau high, suhu Galaxy A31 terbilang normal dan tidak ada hambatan atau lag sama sekali. Ponsel tersebut sama seperti varian Galaxy seri A lainnya, juga didukung oleh fitur Game Booster dan Frame Booster.
Kemudian, Galaxy A31 juga mengusung baterai berkapasitas lumayan besar, mencapai 5.000 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 15W. Untuk pemakaian normal dengan satu kartu SIM terpasang, ponsel tersebut mampu bertahan lebih dari 16 jam.
Galaxy A31 yang juga didukung oleh fitur near field communication (NFC) dan teknologi audio Dolby Atmos sudah bisa Anda dapatkan dengan harga Rp4,199 juta di sejumlah platform dagang el.
Tak mau kalah, Oppo meluncurkan A92 yang tak lain adalah penerus dari ponsel kelas menengah A9. Menurut Public Relations Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto, A92 menyasar konsumen dari kalangan mahasiswa dan profesional muda.
Sama seperti Galaxy A31, ponsel yang dibanderol dengan harga Rp4,199 juta ini menghadirkan baterai dengan kapasitas 5.000 mAh untuk mendukung aktivitas penggunanya, khususnya bermain gim. Baterai tersebut didukung oleh pengisian daya cepat 18W.
"Berdasarkan survei kami, mereka butuh baterai yang lebih kuat,” kata Aryo.
Lebih lanjut, Aryo menjelaskan A92 mengusung layar IPS LCD 6,5 inci FHD+ dengan punch hole atau lubang kecil di ujung kiri atas untuk menempatkan kamera depan beresolusi 16MP yang dilengkapi fitur AI Beautification.
Penggunaan lubang tersebut tentunya memberikan tampilan layar yang lebih luas daripada Galaxy A31.
Kelebihan lain yang dimiliki oleh A92 adalah adanya sertifikasi perlindungan mata dari TüV Rheinland. Layar yang dapat secara efektif menyaring cahaya biru, sehingga secara signifikan akan mengurangi bahaya kelelahan dan akibat buruk pada mata pengguna.
Kemudian di bagian belakangnya, A92 mengusung empat kamera yang tediri dari kamera utama 48MP, kamera ultrawide 8MP, kamera depth sensor 2MP, dan kamera hitam/putih 2MP. Selain fitur Ultra Night Mode 2.0 untuk pengambilan gambar di tempat gelap, kamera A92 juga dilengkapi fitur Video Stability untuk perekaman video.
Untuk dapur pacunya, A92 mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 665 didukung RAM 8GB dan memori internal 128GB yang bisa diekspansi menggunakan microSD sampai dengan 512GB. A92 menggunakan antarmuka pengguna Color OS 7.1 berbasis Android 10.
“A92 juga menyematkan fitur Hyper Boost secara efisien meningkatkan kinerja handset pada tingkat sistem dan menghadirkan pengalaman gaming yang lancar dengan frame rate yang tinggi,” tutur Aryo.
Terakhir, dari segi pengalaman audio-visual, Aryo menyebut A92 telah mengantongi sertifikasi Hi-Res dan Widevine L1 yang menawarkan pengalaman audio-visual yang luar biasa dengan sejumlah fitur baru.

SUmber: Tekonologi.bisnis
PT Rifan Financindo

Monday, May 11, 2020

202 Travel Gelap Angkut Pemudik Mayoritas Tertangkap di Jalur Tikus

Polisi: 202 Travel Gelap Angkut Pemudik Mayoritas Tertangkap di Jalur Tikus

PT Rifan Financindo  -  Selama 3 hari operasi khusus penegakan hukum, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan 202 travel gelap yang mencoba mengantarkan pemudik dari Jakarta ke Jawa. Mayoritas kendaraan travel gelap tersebut tertangkap di jalur-jalur tikus yang ada di perbatasan.
"Dari kegiatan selama 3 hari tersebut, kami berhasil mengamankan 202 unit. Ini ada yang ditangkap di tol, jalur arteri, dan paling banyak terutama di jalur tikus," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, saat memberikan keterangan pers secara langsung di akun Instagram Humas PMJ, Senin (11/5/2020).
Sambodo menegaskan, kegiatan ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan soal pengawasan di jalur tikus."Jadi hampir sebagian besar ini ditangkap di jalur tikus, karena kita sudah mapping jalur tikus," imbuhnya.
Operasi khusus ini dilaksanakan sejak tanggal 8-11 Mei 2020. Kegiatan ini dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres-Polres di wilayah perbatasan Jabodetabek.
"Kegiatan ini dilaksanakan secara hunting system dan ini sebagian besar kita amankan di jalur tikus," imbuhnya.
Total ada 202 kendaraan yang diamankan selama 3 hari operasi khusus tersebut. Dari 202 kendaraan itu, polisi mengamankan 1.139 orang pemudik.Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sendiri melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2020 dalam rangka mengamankan para pemudik. Sejak Operasi Ketupat dimulai pada 24 April 2020, masih banyak warga yang nekat mudik ke kampung halaman dengan menggunakan travel gelap maupun mobil pribadi.
"Sampai hari ke-18 ini masih ada yang mencoba untuk mudik dan mash banyak juga oknum-oknum yang mengantarkan pemudik ke Jawa dan janjikan pasti lolos," tambahnya.
Operasi Ketupat 2020 ini akan digelar sampai H+7 lebaran. Selama itu pula, polisi akan terus melakukan penyekatan terhadap pemudik.
Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Friday, May 8, 2020

Pengangguran di AS Meningkat, Harga Emas Melonjak | PT Rifan Financindo

Pramuniaga menunjukkan emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Senin (6/1/2020). - ANTARA / Ari Bowo Sucipto
PT Rifan Financindo  - Harga emas melonjak lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Kamis (7/5/2020) Waku New York atau Jumat pagi (8/5/2020). Beragam faktor membuat harga emas kini terkerek naik di level US$1.720 per troy ounce.

Dilansir dari Antara, Jumat (8/5/2020), harga emas Comex untuk kontrak Juni 2020 di New York Mercantile Exchange melonjak 37,3 poin atau 2,21 persen menjadi US$1.725,80 per troy ounce. Emas berjangka sebelumnya turun 0,16 persen menjadi US$1.710,6 pada Rabu (6/5/2020), setelah menguat 12,4 0,73 persen ke posisi US$ 1.713,3 di awal pekan.
Harga emas melonjak setelah serangkaian data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan pelemahan lemah, termasuk melonjaknya pengangguran dan meningkatknya kekhawatiran atas penurunan global yang disebabkan oleh virus corona (Covid-19).
Laporan klaim pengangguran mingguan yang dirilis pada Kamis (7/5/2020) menunjukkan 3,17 juta klaim pengangguran baru selama pekan yang berakhir 2 Mei 2020. Analis mencatat angka ini lebih buruk dari yang diperkirakan dan tetap pada rekor tertinggi.
"Anda memiliki (angka) pengangguran tinggi yang keluar ... Itu masih memberitahu orang-orang untuk mungkin mencari perdagangan yang aman," kata Michael Matousek, kepala pedagang di Global Investors AS.
Jutaan lebih banyak orang Amerika mencari tunjangan pengangguran pekan lalu Hal ini menunjukkan PHK meluas dari industri-industri yang menghadap konsumen hingga segmen ekonomi lainnya. PHK bisa meningkat bahkan ketika banyak negara bagian AS mulai dibuka kembali.
Seperangkat data lainnya pada Kamis (7/5/2020) menunjukkan produktivitas pekerja turun pada laju tercepat dalam lebih dari empat tahun pada kuartal pertama di tengah penurunan terbesar jam kerja sejak 2009.
Sejumlah data ekonomi yang suram telah mendukung ekspektasi langkah-langkah stimulus lebih banyak dari bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia untuk meredam kerusakan ekonomi akibat virus.
Bank of England, bank sentral Inggris, mengatakan Inggris dapat menuju kemerosotan ekonomi terbesar dalam lebih dari 300 tahun karena penguncian virus corona dan menjaga pintu tetap terbuka pada Kamis (7/5/2020) untuk stimulus lebih lanjut bulan depan.
"Juga dengan jumlah kasus COVID-19 yang meningkat selama beberapa hari terakhir, orang-orang mulai mempertanyakan pembukaan kembali negara-negara bagian AS, karena mereka khawatir tentang peningkatan tingkat infeksi," Matousek menambahkan.
Wabah ini telah menginfeksi lebih dari 3,71 juta orang di seluruh dunia, menghancurkan pertumbuhan global dan mendorong investor untuk mencari tempat yang aman seperti emas.
Lonjakan hari ini juga dibantu oleh "perdagangan pre-emptive" untuk mengantisipasi data pekerjaan AS yang lemah pada Jumat (8/5/2020), kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
Investor mengalihkan perhatian mereka ke data penggajian (payrolls) non-pertanian sebagai isyarat lebih lanjut diperkirakan telah anjlok sebanyak 22 juta pada April, menurut survei ekonom Reuters.
Juga di radar investor adalah perkembangan seputar perdagangan AS-China ketika pemerintahan Presiden Donald Trump mempertimbangkan tindakan terhadap Beijing atas penanganan awal wabah.

Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Wednesday, May 6, 2020

Tren Positif PSBB Redam Corona di Makassar | PT Rifan Financindo


Petugas memeriksa penumpang di dalam kendaraan yang melintas di Posko Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2020). PSBB diterapkan di Padang dan kabupaten/ kota lain di provinsi itu mulai Rabu (22/4/2020) hingga 5 Mei 2020 untuk menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dengan membatasi aktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker serta pembatasan jumlah penumpang kendaraan roda empat dan roda dua.

PT Rifan Financindo  -  Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar disebut bisa meredam laju penyebaran virus Corona (COVID-19). Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mencatat tren positif pada penurunan kasus dan juga angka kesembuhan di ibu kota Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.
"Dari data kami sebelum PSBB dan setelah PSBB terjadi penurunan kasus Corona di Makassar," kata Iqbal dalam keterangannya di Makassar, Selasa (5/5/2020).
Iqbal mengungkapkan, sebelum penerapan PSBB di Makassar, pertumbuhan kasus positif Corona di Makassar sebesar 71,29%. Sementara itu, selama masa PSBB, pertumbuhan kasus positif Corona turun menjadi 28,7%.
Pemkot Makassar juga mencatat peningkatan angka kesembuhan yang tinggi.
"Demikian pula angka kesembuhan, angka kesembuhan pada waktu sebelum PSBB itu 16,4%. Kesembuhan di masa PSBB itu 86,6%, tinggi sekali," paparnya.
Selain itu, angka kematian terkait kasus Corona juga ada penurunan. Sebelum PSBB, ada 24 orang meninggal atau 8,5% dari total kasus positif Corona. Setelah PSBB, angka kematian turun menjadi 6%.



Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, May 5, 2020

Sektor Energi Positif, Wall Street Berbalik Menguat | PT Rifan Financindo

Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange. - Michael Nagle / Bloomberg


PT Rifan Financindo  -   Bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada perdagangan Senin (4/5/2020), setelah sempat bergerak di zona merah di awal perdagangan.
Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,11 persen atau 26,07 poin ke level 23.749,76, sedangkan indeks S&P 500 ditutup berbalik menguat 0,43 persen atau 12,03 poin ke level 2.842,74 dan indeks Nasdaq Composite menguat 1,23 persen ke level 8.710,72.
Dilansir Bloomberg, Wall Street mampu menguat pada akhir sesi setelah negara bagian California menunjukkan nada optimisme dalam perjuangan melawan virus, dengan melaporkan kematian paling sedikit sejak tiga pekan terakhir menyusul isyarat pembukaan kembali perekonomian.
Indeks sempat melemah sejak awal perdagangan menyusul meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Trump dan China serta data ekonomi yang mengecewakan.
Sektor energi, teknologi informasi, dan utilitas menjadi penopang terbesar indeks S&P 500, dipimpin oleh saham Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp. Apple Inc. memimpin Nasdaq Composite Index menguat.
American Airlines Group Inc. dan United Airlines Holdings Inc. jatuh setelah Warren Buffett mengatakan bahwa Berkshire Hathaway Inc. melepas kepemilikan saham empat maskapai AS tersebut.
"Kapan ekonomi kembali normal menjadi sangat tidak pasti saat ini," ungkap Tom Essaye, mantan trader di Merrill Lynch yang mendirikan buletin "The Sevens Report", seperti dikutip Bloomberg.
"Mengingat ketidakpastian tersebut, kita bisa berharap pasar akan bergejolak dalam waktu dekat karena investor mencoba dan menentukan kapan tepatnya itu terjadi."
Investor menimbang kekhawatiran gelombang kedua infeksi dan aliran data ekonomi yang buruk terhadap berbagai upaya oleh banyak negara untuk mulai melonggarkan lockdown.
Sementara itu, serangkaian laporan kinerja emiten dijadwalkan rilis pekan ini, di antaranya dari Walt Disney Co., BMW, dan Air France-KLM.


Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Monday, May 4, 2020

Bank Banten (BEKS) Merger dengan Bank BJB (BJBR), Nasib Pemegang Saham Publik Belum Jelas | PT Rifan Financindo

Gedung Bank Banten - bankbanten.co.id

PT Rifan Financindo  -  Para pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. tengah menunggu nasib kepemilikan mereka setelah rencana penggabungan dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. resmi bergulir.
Gubernur Banten Wahidin Halim selaku pemegang saham pengendali terakhir Bank Banten telah meneken letter of intent (LoI) dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku pemegang saham pengendali terakhir Bank BJB, Kamis (23/4/2020).
Dalam LoI, terdapat rencana rencana penggabungan usaha antara BJBR dan BEKS. Keduanya akan melaksanakan kerja sama bisnis.
BJBR akan mendukung kebutuhan likuiditas Bank Banten antara lain dengan penempatan dana line money market dan/atau pembelian aset secara bertahap sesuai dengan persyaratan tertentu.
Selama proses penggabungan usaha, baik Bank Banten maupun Bank BJB akan tetap beroperasi secara normal untuk melayani kebutuhan nasabah dan layanan keuangan masyarakat.
Dalam surat bertanggal 24 April 2020, BJBR menyatakan akan melakukan persiapan proses uji tuntas sesuai ketentuan perundang-undangan untuk rencana penggabungan usaha dengan BEKS.
Proses uji tuntas itu, ditambah dengan pandemi virus corona (Covid-19) membuat rencana penambahan modal lewat skema rights issue yang direncanakan Bank Banten ditunda. Semula, emiten bersandi saham BEKS itu kan menambah modal lewat penawaran umum terbatas (PUT) dengan hakmemesan efek terlebih dahulu (HMETD/ right issue) dalam dua tahap.
Aksi korporasi itu diharapkan bisa terlaksana pada Juni 2020 dengan target dana Rp500 miliar. Adapun tahap kedua akan dilakukan pada akhir 2020 dengan target dana Rp700 miliar.
Proses penggabungan usaha alias merger ini tentunya akan berdampak terhadap pemegang saham baik BEKS maupun BJBR. Setidaknya, terdapat beberapa skema dalam merger yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).
Berdasarkan komposisi kepemilikan saham BEKS per 31 Maret 2020, PT Banten Global Development menjadi pemegang saham mayoritas dengan persentase 51,00 persen atau 32,69 miliar lembar. Seperti diketahui, Banten Global Development dikuasai oleh Pemerintah Provinsi Banten dengan komposisi kepemilikan 99,94 persen.
Selain Pemerintah Provinsi Banten, porsi kepemilikan masyarakat di BEKS terbilang besar. Tercatat, masyarakat memegang kepemilikan sebesar 49 persen atau sekitar 31,41 miliar lembar.
Dalam tiga tahun terakhir, pergerakan harga saham Bank Pembangunan Daerah Banten urung bangkit dari kelompok saham gocapan atau Rp50 per lembar. Harga tertinggi yang pernah dicapai emiten bersandi BEKS itu Rp65 per lembar dalam 3 tahun terakhir.
Vice President Research Artha Sekuritas Frederik Rasali menuturkan seharusnya ada proses tender offer apabila dalam merger terjadi perubahan pemegang saham pengendali. Namun, mengacu kepada POJK terkait kepemilikan, mandatory tender offer dikecualikan untuk industri tertentu termasuk perbankan.
“Jadi akan ada banyak skenario mulai dari tender offer sukarela, buyback saham oleh pihak acquirer atau bisa juga terjadi penukaran saham. Semua skenario ini tentunya ada di tangan pihak penjual dan pembeli,” paparnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.
Untuk skema penukaran saham, Frederik perhitungan harga biasanya berasal dari harga rata-rata dari perusahaan yang diakuisisi. Penentuan valuasi menurutnya dapat melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Dia mencontohkan kasus merger antara PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST) dan PT Jaya Pari Steel Tbk. (JPRS). Dalam aksi penggabungan usaha tersebut, pemilik saham JPRS, perusahaan yang diakuisisi dan hilang, diberi 1,34 lembar saham GSDT untuk setiap lembar saham JPRS.
Sebagai gambaran, apabila pemegang saham memiliki 100 lot saham JPRS, maka akan berubah menjadi 134 lot GDST.“Biasanya dasar untuk menentukan rasio konversi pastinya dihitung oleh KJPP [Kantor Jasa Penilai Publik],” imbuhnya.
Skema konversi kepemilikan ini juga pernah terjadi dalam merger Grup Ciputra pada 2016. Saat itu, dilakukan penggabungan PT Ciputra Surya Tbk. (CTRS) dan PT Ciputra Property Tbk. (CTRP) ke dalam PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
Dalam aksi korporasi itu, pemegang saham CTRS dan CTRP menukar kepemilikan sahamnya untuk CTRA. Adapun, rasio penggabungan saham CTRS menjadi CTRA sebesar 1:2,13 sedangkan CTRP menjadi CTRA  1:0,55.
Saat ini, mekanisme atau skema penggabungan usaha antara BEKS dan BJBR tentu sedang dinantikan oleh para pemegang saham. Seharusnya, keputusan yang dipilih akan segera diumumkan oleh kedua perusahaan.
“Kalau skemanya belum diputuskan, masih belum bisa mengetahui siapa yang diuntungkan ataupun dirugikan dari merger yang dilakukan,” jelas Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio.

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...