Wednesday, August 11, 2021

Netizen Kepo Rp 1.000 Kelapa Sawit Bisa Terjual Rp 15 Juta, Ini Respons BI | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Ada saja netizen yang penasar soal uang rupiah. Kali ini soal uang logam Rp 1.000 bergambar kelapa sawit.

Seorang netizen bertanya kepada BI dalam akun Instagram @bank_Indonesia soal uang logam Rp 1.000 bergambar kelapa sawit.

"Bagaimana dengan nilai uang coin Rp 1.000 yg bergambar pohon kelapa sawit, apakah benar bisa terjual dgn harga Rp 15.000.000,-/koin," tanya netizen, dikutip dari akun Instagram BI, Sabtu (6/2/2021) lalu.

BI pun merespons balik pertanyaan tersebut.

"Bank Indonesia tidak melakukan jual beli uang yang dimaksud, melainkan melayani penukaran uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran dengan mendapatkan penggantian/penukaran sebesar nominal uang ditukarkan, loh," tulis akun BI.


"jika kamu membeli uang tersebut untuk koleksi (bukan untuk transaksi), maka harga uang logam kelapa sawit bergantung kepada kesepakatan pembeli dan penjual," terang BI.BI juga menegaskan uang logam Rp 1.000 tahun emisi 1993 kelapa sawit saat ini masih tetap dinyatakan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia dengan nominal yang sama dan belum dilakukan pencabutan atau penarikan terhadap uang tersebut,

Sebagai informasi, dalam situs resmi Bank Indonesia mencantumkan keterangan tentang uang logam Rp 1.000 bergambar kelapa sawit. Antara lain tahun penerbitan 1993. Bahn uang, lingkar luar Cupro Nikel, dan ingkar dalam aluminium bronze.

Kemudian berat uang 8,60 gram, lingkar luar 26,00 mm, dan lingkar dalam 18,00 mm. Warna uang kombinasi putih dan kening. Pada bagian depan relief teks: BANK INDONESIA,dan relief gambar Burung Garuda. Sisi uang bergerigi, dan pada bagia belakang relief teks Kelapa Sawit, serta relief gambar pohon kelapa sawit, relief angka 1000.



Sumber: Finance.detik

PT Rifan Financindo

Monday, August 9, 2021

Gelar Buah Nusantara, Transmart Beri Promo Menarik 'Makan Buah Lokal' | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -  PT Trans Retail Indonesia atau Transmart mendukung kegiatan Gelar Buah Nusantara ke-6 untuk mendorong konsumsi buah di tengah masyarakat. Kegiatan yang diinisiasi pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini baru saja diluncurkan dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo hari ini.

Sebagaimana diketahui, di masa pandemi ini masyarakat mulai menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi lebih banyak buah. Terutama untuk menjaga kesehatan dan imun tubuh. Tak hanya itu, buah-buahan juga diketahui menjadi komoditas utama dalam menambah devisa negara di tengah pandemi ini.

"Transmart sebagai ritel lokal nasional asli Indonesia bergabung untuk menyukseskan acara Gelar Buah Nusantara sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah yang dikoordinir oleh Kementerian Perekonomian Republik Indonesia dalam meningkatkan konsumsi buah di masyarakat, terutama buah-buahan lokal," ujar Vice President Corporate Communication PT Trans Ritel Indonesia, Satria Hamid dalam keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).

Diketahui, kegiatan Gelar Buah Nusantara tak hanya diselenggarakan untuk mendorong konsumsi buah semata. Akan tetapi juga mendukung para petani buah lokal. Untuk itu, Transmart telah mendapatkan pasokan buah secara terus menerus dari petani lokal, TaniHub, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), Pemasok Daerah, dan lain-lain dalam mendukung upaya ini.

Satria menjelaskan pihaknya akan menyediakan buah-buahan lokal di hampir seluruh gerai Transmart yang tersebar di seluruh Nusantara. Selain itu, pihaknya akan menyediakan beragam promo yang menarik serta menempatkan buah lokal di area lokasi yang strategis agar dapat dinikmati dengan mudah oleh konsumen masyarakat Indonesia mulai 9-31 Agustus 2021.

Ia pun mengungkap Transmart menawarkan buah eksotik atau buah lokal asli Indonesia di gerainya seperti Pisang Tanduk, Buah Lontar, Buah Duwet, Belimbing, dan lain-lain .

"Transmart persembahkan kegiatan dan kampanye 'Makan Buah Lokal' ini juga sebagai kado ulang tahun untuk Indonesia yang ke-76. Mari kita konsumsi dan hargai buah lokal dengan membelinya secara kontinyu agar semua lini dari hulu ke hilirnya dapat bergerak secara ekonomis, sehingga petani lokal juga dapat merasakan manfaat yang lebih besar lagi," ujarnya.

"Serta Transmart aktif berperan di dalamnya dalam membantu dan bekerja sama dengan petani buah lokal yang tergabung dalam Gapoktan di seluruh Indonesia, sehingga dapat tercipta rakyat sehat, ekonomi bangkit dan petani maju," jelasnya.

Ia berharap dukungan Transmart dalam kegiatan Gelar Buah Nusantara ke-6 ini bisa membuat masyarakat lebih banyak membeli dan mengonsumsi buah-buahan terutama buah lokal Nusantara. Sehingga buah-buahan lokal bisa menjadi raja di negaranya sendiri.


Sumber: markt.bisnis

PT Rifan Financindo

Friday, August 6, 2021

Heboh Beras 'Batu' Bantuan PPKM di Pandeglang, DPRD: Evaluasi | PT Rifan Financindo


 PT Rifan Financindo  -   DPRD Pandeglang meminta mekanisme penyaluran bansos untuk warga yang disediakan pihak PT Pos dan Bulog supaya dievaluasi. Hal itu, merupakan buntut adanya temuan bantuan tak sesuai sasaran berupa beras yang menggumpal seperti batu di Kelurahan Pandeglang.

"Kejadian itu harus dievaluasi. Sekarang kan masyarakat lagi banyak yang membutuhkan karena terdampak pandemi, mestinya berasnya itu minimal ya yang berkualitas," kata Anggota Komisi IV DPRD Pandeglang Tb. Khatibul Umam saat berbincang dengan detikcom, Jumat (6/8/2021).

Pria yang akrab disapa Agus Umam ini pun memastikan, Komisi IV akan memanggil pihak PT Pos dan Bulog untuk mengklarifikasi terkait penemuan beras 'batu' tersebut. Dewan menginginkan kejadian ini tak terulang lagi karena bisa menghambat upaya pemerintah dalam memberikan jaminan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Makanya saya juga kaget dapat info (beras 'batu') tersebut. Ini perlu dipertanyakan kenapa berasnya seperti itu, untuk masyarakat kan seharusnya kualitasnya bagus, minimal layak buat dikonsumsi. Jangan seperti itu loh, kan kasihan juga," katanya.

Dewan pun mendesak supaya beras 'batu' itu diganti dengan kualitas yang lebih bagus. Pihak PT Pos dan Bulog pun harus memastikan beras pengganti yang mau mereka distribusikan nanti terjaga kualitasnya hingga sampai di tangan masyarakat.

"Intinya, kami tidak mau masyarakat ini malah mengeluh soal bantuan beras itu. Ini banyak masyarakat yang butuh bantuan, jadi bentuk bantuannya juga harus yang layak buat mereka," ujarnya.

Sebelumnya, warga Pandeglang, Banten, dihebohkan dengan temuan beras yang kondisinya sudah menggumpal seperti batu. Beras bansos tersebut untuk warga yang terdampak PPKM.

Beras terbungkus karung bertuliskan 'Bantuan Beras PPKM 2021' ini dibagikan kepada warga di Kelurahan Pandeglang, Selasa (3/8). Saat karung dibuka, kondisi beras itu sudah kuning dan penuh gumpalan yang mengeras seperti batu.

Warga pun kecewa dengan kondisi beras menggumpal seperti batu tersebut. Mereka lalu mengembalikan beras yang terbungkus karung bertuliskan 'Beras Bulog Medium 10 Kg' itu ke kantor kelurahan karena tidak bisa dikonsumsi.

Terkini, beras 'batu' itu sudah ditarik peredarannya oleh PT Pos. Pihak Kelurahan Pandeglang pun meminta beras tak layak konsumsi itu bisa segera diganti dan disalurkan kembali ke masyarakat yang belum menerima bantuan.



Sumber: News.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, August 5, 2021

Turun Lagi Rp 2.000, Rincian Harga Emas Hari Ini 5 Agustus | PT Rifan Financindo

 


PT Rifan Financindo  -  Harga emas Antam hari ini dijual di level Rp 941.000 per gram. Harga tersebut turun sebesar Rp 2.000 per gram.

Demikian dikutip dari situs logammulia.com, butik LM Pulo Gadung, Kamis (5/8/2021).

Kemudian, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini juga turun Rp 2.000 per gram. Harga buyback berada di level Rp 834.000/gram.

Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut. Harga emas Antam tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

* Emas batangan 1 gram Rp 941.000

* Emas batangan 5 gram Rp 4.480.000

* Emas batangan 10 gram Rp 8.905.000

* Emas batangan 25 gram Rp 22.137.000

* Emas batangan 50 gram Rp 44.145.000

* Emas batangan 100 gram Rp 88.312.000

* Emas batangan 250 gram Rp 220.515.000

* Emas batangan 500 gram Rp 440.820.000



Sumber: market.bisnis

PT Rifan Financindo

Wednesday, August 4, 2021

Polisi Cari 'Karang Taruna' Pemalak Sumbangan 17 Agustus ke Warteg Tangsel | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -   Polisi telah menerima laporan aksi pemalakan oknum yang mengaku-aku karang taruna yang minta sumbangan untuk lomba Agustusan di salah satu warteg di Ciputat, Tangerang Selatan. Polisi saat ini tengah menyelidiki pelaku tersebut.

"Sudah ditindaklanjuti dari kemarin," kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat, Iptu Deni Nova, saat dihubungi, Rabu (4/8/2021).

Deni mengatakan pihaknya masih mencari pelaku yang berjumlah dua orang. Dia berharap secepatnya kasus tersebut bisa terselesaikan.

"Cuma masih belum ketemu dengan orang yang minta sumbangan tersebut. Mudah-mudahan hari ini ada hasilnya," ujarnya.

Minta Sumbangan Lomba 17 Agustus

Peristiwa pungli itu terjadi pada Minggu (1/8) malam. Saat itu datang seorang perempuan dan seorang laki-laki berboncengan kemudian berhenti di dekat warteg.

Pelaku perempuan masuk ke warteg meminta uang dengan mengatasnamakan karang taruna. Sedangkan pelaku laki-laki menunggu di depan pintu warteg.

"Yang cowok berdiri depan pintu, yang cewek ke sini (masuk ke dalam warteg) pakai topi, pakai jaket, pakai celana robek-robek, pakai masker," kata salah seorang pegawai warteg, Windy, saat ditemui, Rabu (4/8/2021).

Perempuan itu lalu meminta uang Rp 35 ribu secara paksa dengan dalih sumbangan kegiatan lomba 17 Agustus. Perempuan itu kemudian menyuruh Windy menelepon pemilik warung bernama Septi. Sebab, Windy tidak berani memberikan uang yang diminta.

"Terus minta uang Rp 35 ribu, katanya disuruh sama RT sini dimintain buat 17-an. Dia maksa, posisi saya sama si mbak (pegawai warteg satu lagi) di sini, si ibu (Septi) lagi keluar, terus mintanya maksa," tuturnya.

Setelah menelepon Septi, Windy tidak memberikan uang yang diminta perempuan tersebut. Si perempuan kemudian mengancam akan melapor ke RT setempat karena tidak diberi uang yang diminta.

Windy lantas menanyakan terkait sumbangan tersebut kepada ketua RT setempat keesokan harinya. Kepada Windy, Ketua RT mengatakan sumbangan yang diminta oknum tersebut tidak benar dan tidak ada sumbangan untuk kegiatan 17 Agustus.

Saat meminta sumbangan, perempuan tersebut membawa kuitansi sebagai bukti sumbangan. Perempuan itu kemudian pergi setelah tidak diberi uang. Windy mengatakan pungli ini bukan kali ini saja terjadi. Tahun sebelumnya, warteg tempat Windy bekerja juga dimintai uang dan diberikan pada saat itu.



Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Tuesday, August 3, 2021

Tak Berubah, Ini Rincian Harga Emas Antam Selasa 3 Agustus 2021 | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo  -   Harga emas Antam hari ini tak bergerak dibandingkan hari sebelumnya. Harga logam mulia itu dijual di level Rp 948.000 per gram.

Demikian dikutip detikcom dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (3/8/2021).

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam turun Rp 1.000 ke level Rp 842.000. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Harga emas Antam tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

* Emas batangan 1 gram Rp 948.000

* Emas batangan 5 gram Rp 4.515.000

* Emas batangan 10 gram Rp 8.975.000

* Emas batangan 25 gram Rp 22.312.000

* Emas batangan 50 gram Rp 44.545.000

* Emas batangan 100 gram Rp 89.012.000

* Emas batangan 250 gram Rp 222.265.000

* Emas batangan 500 gram Rp 444.320.000


Sumber :market.bisnis

PT Rifan Financindo

Monday, August 2, 2021

Inflasi Juli 2021 Sebesar 0,08 Persen, Paling Tinggi di Sorong | PT Rifan Financindo




PT Rifan Financindo  -   Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi  pada Juli 2021 mencapai sebesar 0,08 persen. Lembaga tersebut juga melaporkan tingkat inflasi tertinggi terjadi di Sorong, yang mencapai 1,51 persen

"Berdasarkan pemantauan inflasi pada Juli 2021 sebesar 0,08 persen atau terjadi peningkatan IHK 106,46 pada Juni menjadi 106,54 pada Juli 2021," kata Kepala BPS, Margo Yuwono, dalam rilis BPS, di Kantornya, Jakarta, Senin (2/8).

Dari 90 kota inflasi yang dipantau oleh BPS, sebanyak 61 kota terjadi inflasi . Sementara 29 kotanya mengalami deflasi.

Adapun inflasi  tertinggi pada Juli 2021 ini terjadi di Sorong sebesar 1,51 persen. Sedangkan, inflasi terendah terjadi di Sampit sebesar 0,01 persen

"inflasi  tertinggi terjadi di 61 kota dan 29 kota mengalami deflasi," kata dia.

Diilihat dari faktor penyumbangnya keniakan harga ikan kembung menyumbang inflasi  hingga 0,52 persen. Begitu juga kenaikan harga cabe ikut menyumbang kenaikan inflasi.

Sementara itu tingkat inflasi  tahun kalender dari Januari sampai Juli 2021 sebesar 0,81 persen. Sementara inflasi tahunannya sebesar 1,52 persen.


Sumber: liputan6

PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...