Wednesday, November 9, 2022

Sebelum Investasi Kenali Perbedaan Trading Saham dan Forex! | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo  -    Dalam dunia investasi ada dua pasar yang populer, saham dan forex. Simak perbedaan saham dan forex di bawah ini. 


Investasi di pasar saham dan pasar forex cenderung memberikan keuntungan yang tinggi sehingga banyak yang memilih untuk berinvestasi di kedua pasar tersebut.

Investasi saham dilakukan di pasar saham sedangkan investasi forex dilakukan di pasar forex. Aktivitas investasi yang dilakukan disebut juga dengan trading.

Meskipun sama-sama untuk investasi ada perbedaan yang mendasari kedua pasar investasi tersebut.
 

Perbedaan Saham dan Forex


Dilansir dari bisnis.com, ada 6 perbedaan trading di pasar saham dan pasar forex. 


1. Instrumen

Ada perbedaan dari segi instrumen yang diperjualbelikan. Dalam pasar saham, instrumen yang diperdagangkan adalah surat bukti kepemilikan atas perusahaan atau perseroan terbatas. 
Sedangkan dalam pasar forex atau foreign exchange, instrumen yang diperdagangkan adalah mata uang negara-negara di dunia. 

Instrumen forex pada umumnya diperdagangkan dalam bentuk pasangan, seperti euro terhadap poundsterling (EUR/GBP), euro terhadap dolar Amerika Serikat (EUR/USD), poundsterling terhadap dolar Amerika Serikat (GBP/USD), dan lainnya. 


2. Waktu


Waktu juga menjadi perbedaan besar antara pasar saham dan pasar forex. Pasar saham beroperasi pada jam kerja, pagi hingga sore hari berbeda-beda di tiap negara.

Contohnya Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin-Kamis sesi I akan dibuka pada pukul 09.00-12.00 dan dilanjutkan sesi II pukul 13.30-15.49.59 WIB atau waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

Sedangkan pada Jumat, sesi I dibuka pada pukul 09.00-11.30 dan sesi II pada pukul 14.00-15.49.59 WIB (JATS). 

Pasar forex tidak mengenal waktu buka dan tutup di hari kerja. Perdagangan pasar forex berlangsung 24 jam nonstop mulai Senin hingga Jumat. 

Dalam pasar forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia, yaitu sesi Australia (Sydney) yang dimulai pukul 05.00 - 14.00 WIB, kemudian dilanjutkan oleh sesi Asia (Tokyo) dimulai pukul 07.00 - 16.00 WIB. 

Sesi Eropa (London) yang dimulai pukul 13.00 - 22.00 WIB, dan sesi Amerika (New York) dimulai pukul 20.00 - 05.00 WIB.
 

3. Leverage


Leverage adalah istilah yang memungkinkan seseorang melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dibandingkan modal sesungguhnya.

Umumnya leverage dalam forex ditampilkan dalam bentuk proporsi tertentu, misalnya 1:100 hingga 1:1.000. 

Sedangkan leverage di pasar saham sangat kecil atau bahkan tidak ada. Sehingga ketika ingin membeli saham senilai Rp100 juta, maka uang yang disiapkan tidak boleh kurang dari Rp100 juta.
 

4. Likuiditas


Dari segi likuiditas, pasar forex merupakan yang paling likuid karena kapitalisasinya sangat besar.

Sedangkan likuiditas di pasar saham sangat tergantung terhadap popularitas dan kapitalisasi saham yang dibeli.


5. Peluang


Transaksi pasar saham hanya bergerak satu arah. Peluang keuntungan atau profit dalam pasar saham hanya bisa diperoleh ketika harga bergerak naik.

Sedangkan dalam pasar forex terdapat istilah two-way opportunity, yakni Anda tetap bisa mencari peluang keuntungan, baik ketika harga bergerak naik maupun turun.
 

6. Volatilitas


Volatilitas pasar forex sangat tinggi, artinya harga bisa naik tinggi dengan cepat dan dapat tiba-tiba turun secara cepat. 

Hal ini karena pasar forex sangat sensitif terhadap peristiwa politik, ekonomi, dan sosial suatu negara. 
Sementara itu, pola harga dalam pasar saham cenderung lebih stabil yang dapat dilacak dari waktu ke waktu.

Mau tulisanmu dimuat juga di Bisnis Muda? Kamu juga bisa tulis pengalamanmu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

 


Sumber : market.bisnis

PT Rifan Financindo

Tuesday, November 8, 2022

Pertamina Dukung RI Capai Target Emisi Nol Bersih pada 2060 | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -  PT Pertamina (Persero) mendukung aspirasi Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Indonesia telah meningkatkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) menjadi 31,89% dengan upaya sendiri, dan 43,20% dengan bantuan internasional, melalui dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC).

"Dari sisi penurunan emisi, Pertamina telah menetapkan target penurunan emisi sebesar 30% pada 2030, dibandingkan baseline 2010 kami," kata Direktur Utama dan President Director PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dalam keterangan tertulis, Selasa (8/11/2022).

Pada tahun 2021, Pertamina berhasil menurunkan emisi GRK sebesar 7,4 juta metrik ton CO2 atau 29,09% dibandingkan baseline 2010.


Penurunan emisi ini dicapai melalui pengurangan non-routine emissions dari proses yang digunakan untuk bahan bakar penggunaan sendiri dan untuk pasokan gas ke pelanggan sebanyak 69,7% dengan peralatan yang lebih efisien dan termasuk dalam Program Efisiensi Energi.

Hal tersebut juga berkontribusi 13,9% karena menggunakan sumber energi rendah karbon yang menyumbang 16,2% dan kegiatan lainnya.
Advertisement


Untuk mencapai aspirasi net zero, Pertamina telah mengembangkan strategi holistik yang disampaikan melalui dua pilar, yaitu dekarbonisasi aktivitas bisnis dan pengembangan bisnis hijau baru.

Pertamina juga memiliki tiga enabler yaitu mengembangkan standar akuntansi karbon yang telah disetujui oleh peraturan nasional dan internasional serta penerapan Harga Karbon Internal Pertamina, membangun organisasi berkelanjutan yang akan menjaga bisnis Pertamina berada di jalur Net Zero Roadmap, dan keterlibatan pemangku kepentingan untuk sepenuhnya mendukung target dan komitmen NZE nasional.

Tujuan tersebut didukung oleh strategi investasi jangka panjang perusahaan. CAPEX kumulatif Pertamina hingga 2060 untuk Inisiatif Bisnis Hijau diperkirakan sekitar US$40 miliar untuk biofuel, sumber energi terbarukan, CCS/CCUS, ekosistem baterai dan EV, bisnis hidrogen dan karbon.

"Pertamina mempercepat pengembangan bisnis hijau dari hulu ke hilir melalui seluruh rantai nilai yang terintegrasi. Pertamina menargetkan kapasitas EBT mencapai 60GW dari solar, hydro, wind power, dan geothermal, untuk dapat memenuhi pangsa pasar 15% pada 2060," tutur Nicke.

Dengan pencapaian yang diraih hingga tahun 2021, PT Pertamina (Persero) memiliki target ambisius hingga tahun 2060.

"Kami juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah untuk bersinergi dalam mencapai rencana net zero di Indonesia," ucapnya.



Sumber : news.detik

PT Rifan Financindo

Monday, November 7, 2022

Mau Buka Indomaret Tapi Pakai Nama Sendiri? Begini Cara dan Biayanya | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo -  Bisnis minimarket jadi usaha yang menarik untuk bisa digeluti. Bagi detikers yang ingin membuka bisnis minimarket seperti Indomaret tetapi menggunakan nama sendiri, bisa lho dilakukan.

Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut yaitu dengan bermitra dengan Outlet Mitra Indogrosir (OMI). OMI merupakan suatu pembinaan minimarket dalam bentuk waralaba. OMI sendiri berada di bawah naungan PT Inti Cakrawala Citra (Indogrosir) yang sudah ada sejak tahun 2001.

Uniknya, waralaba OMI memperbolehkan kita untuk menggunakan nama sendiri sebagai nama tokonya. Investasi yang ditawarkan oleh OMI pun beragam, tergantung dari luas toko dan potensi penjualan. Berikut merupakan informasinya.


Syarat Bermitra dengan OMI
- Warga Negara Indonesia.
- Memiliki bangunan untuk toko dan gudang di lokasi yang strategis.
- Memiliki modal kerja yang cukup sesuai dengan standar waralaba OMI.
- Bersedia merubah tampilan toko baik di dalam maupun di luar toko sesuai dengan standar OMI.
- Mempunyai minat dan keinginan dalam bisnis minimarket.
- Mempunyai karyawan sendiri.
- Bersedia terikat dalam persyaratan dan perjanjian waralaba.
arrow_forward_iosBaca selengkapnya

Powered by GliaStudio
close

Perkiraan Investasi
1. Tipe toko R-8 dengan luas toko minimal 30-40 m2. Total investasi Rp 190 juta.
2. Tipe toko R-15 dengan luas toko minmal 40-50 m2. Total investasi Rp 250 juta.
3. Tipe toko R-29 dengan luas toko minimal >50 m2. Total investasi Rp 300 juta.

Perkiraan nilai investasi tersebut sudah mencakup:
- Peralatan dan barang dagangan (termasuk papan nama toko).
- Peminjaman software dan support selama masa waralaba.
- Training personil sesuai dengan SOP OMI.
- Support promosi belanja hemat selama masa waralaba.
- Supervisi atas operasional toko selama masa waralaba.
- Promosi dan pembukaan toko.

Adapun pay back periode waralaba OMI sekitar 24-36 bulan, tergantung dari potensi toko masing-masing. Saat ini cakupan toko OMI yang bisa dilayani sesuai dengan area coverage toko Indogrosir, yaitu meliputi Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Palembang, Semarang, dan Pekanbaru.

Untuk informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pendaftaran, kamu dapat mengunjungi situs resmi OMI di http://omifranchise.co.id/.

Sumber : Finance.detik
PT Rifan Financindo

Friday, November 4, 2022

Viral Pegawai Dipaksa Resign atau Ganti Rugi, The Goods Dept & Erigo Terseret | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo -   Media sosial dihebohkan kabar sebuah brand lokal diduga memaksa lebih dari 30 karyawan untuk mengundurkan diri atau ganti rugi kurang lebih Rp 30 juta/orang. Ironisnya lagi, pegawai yang mengundurkan diri tidak digaji dalam kerjanya di 1 bulan terakhir.

Belum jelas brand lokal apa yang dimaksud. Netizen ada yang mengatikannya dengan The Goods Dept dan juga Erigo.


Hal itu diketahui dari curhatan salah satu pegawai. Alasan perusahaan melakukan itu karena terdapat banyak barang minus di store setelah dilakukan stock opname pada 19-20 Oktober 2022 yang hasilnya keluar dalam 3 hari.



"Hasilnya juga membuat kita Tim Operational Store kaget karena terdapat banyak minus. Total minus dari Store kami sebanyak 1.000 lebih setelah dicompare dengan data Stock Card di Sistem. Kami selaku Tim Operational Store tidak tinggal diam dengan hasil minus tersebut," cuit akun @*i*hL*r*sa*i dikutip detikcom, Jumat (4/11/2022).


Tim Operational Store The Goods Dept pun melakukan penelusuran dan hasilnya diduga ada beberapa barang yang tidak terscan dan tidak ada datanya di dalam hasil stock opname tersebut. Mereka menuding hasil Stock Opname tidak maksimal karena banyak barang yang tidak terscan.

-ADVERTISEMENT-



Baca juga:

'Awan Hitam' Hantui Kantor Twitter, Karyawan Was-was Kena PHK

Akhirnya dilakukan Stock Opname ulang pada 31 Oktober 2022 karena perusahaan juga kurang yakin dengan hasil sebelumnya. Pada saat itu pihak perusahaan juga menanyakan ke Tim Operational Store kenapa bisa banyak barang minus.


Tim Operational Store pun menjelaskan ada beberapa faktor kemungkinan; pertama, dari faktor eksternal karena di bagian pintu keluar masuk sensor tidak berfungsi atau sudah error. Kedua, faktor sistem karena beberapa kali pihaknya menemukan ada transaksi yang tidak memotong quantity.


Alasan ketiga karena faktor alokasi barang (transfer out dan transfer in). Keempat karena faktor internal atau ada pegawai mengambil barang tanpa diketahui dan kelima karena kesalahan dari hasil Stock Opname.


"Sebenarnya untuk faktor internal kami tidak yakin karena dari total 1.000 lebih qty yang hilang dalam setahun, berarti 1 orang per hari bisa mengambil 4-5 barang. Agak tidak masuk akal dikarenakan setiap adanya transaksi security selalu berada di belakang kasir untuk mengawasi transaksi tersebut, setiap karyawan yang keluar masuk selalu diminta datanya dan dilakukan bodycheck. Pada saat pulang karyawan selalu diperiksa tasnya dan dilakukan bodycheck lagi dan ada lebih dari 40 titik cctv didalam store," jelasnya.


Setelah mendengar penjelasan itu, perusahaan mengambil alih dengan mengganti PIC/ASM/Headstore The Goods Dept. PIC store diminta untuk menandatangi handover jabatan dengan PIC baru dari perusahaan tanpa info sebelumnya.


Tiba-tiba pada 28 Oktober 2022 The Goods Dept membuka rekrutmen di Instagram Story. Padahal tidak ada store baru atau store yang membutuhkan tenaga kerja tambahan.


Pada 31 Oktober 2022, Operational Manager perusahaan menghubungi Tim Operational Store bahwa tim HR tidak bisa datang keliling store dikarenakan memakan waktu banyak. Perusahaan malah menyuruh Tim Operational Store termasuk satpam untuk datang ke Head Office yang ada di Tangerang.


"Disuruh datang jam 2 siang tetapi diinfo jam 12 siang. Setelah kami tiba di Head Office, pada saat itu TIM security yang dipanggil duluan oleh management. Sedangkan kami menunggu sekitar 2 jam lebih di lapangan," jelasnya.


Pada saat itu diskusi terjadi sangat alot dan tidak menemukan solusi. Akhirnya ujungnya disodorkan data-data dan total biaya ganti rugi barang minus tersebut. Pada saat itu PIC harus membayar ganti rugi sekitar ratusan juta dan tidak boleh dicicil atau dipotong dari gaji.


"Harus 1 kali pembayaran. (kenapa ganti rugi PIC kami lebih banyak karena dia Headstore jadi persentasenya lebih besar).

Karena tidak bisa mengganti rugi sebesar itu (duit darimana gaji aja kecil, insentif ga dibayar, lemburan ga dibayar)," tuturnya.


Dikarenakan pegawai tidak mampu ganti rugi secara tunai, akhirnya manajemen The Goods Dept memberikan solusi agar PIC mengundurkan diri dan membuat pernyataan bahwa mengundurkan diri tanpa paksaan dan dalam keadaan sadar.


"Pihak management mengeluarkan kata2 ke PIC kami kalau anda kabur dan tidak mau membuat pernyataan mengundurkan diri perusahaan akan cari anda dimanapun anda berada. Dengan rasa di bawah tekanan dan kelelahan PIC kami pun membuat pernyataan pengunduran diri," imbuhnya.


"Setelah semua selesai membuat pernyataan dan menandatanganinya. Kami baru diinfo kami tidak akan mendapatkan gaji bulan ini. Gaji tersebut akan dipakai untuk ganti rugi hasil minus tersebut. Kena jebakan bertubi2. Udh dipaksa resign ga gajian juga dengan alasan untuk ganti rugi," tambahnya.


detikcom sudah coba menghubungi pihak The Goods Dept untuk meminta penjelasan. Namun hingga berita ini ditulis belum juga menanggapi.



Sumber : finance.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, November 3, 2022

BI Sudah Naikkan Bunga Acuan Jadi 4,25%, Demi Apa Sih? | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -  Untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi nasional, Bank Indonesia (BI) menempuh berbagai bauran kebijakan. Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan hal ini sejalan dengan arah kebijakan tersebut, sejak Agustus 2022, BI telah menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 125 bps menjadi 4,75%.

"Keputusan ini sebagai langkah front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini terlalu tinggi dan memastikan inflasi inti kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal yaitu ke paruh pertama 2023," kata dia dalam konferensi pers KSSK, Kamis (3/11/2022).

Dia mengungkapkan ini juga untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya akibat semakin kuatnya mata uang dolar AS dan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah peningkatan permintaan ekonomi domestik yang tetap kuat.

Selanjutnya bank sentral juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah (pusat dan daerah) dan instansi terkait melalui Tim Pengendalian Inflasi (TPIP dan TPID) melalui peningkatan nilai tambah Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah dalam mendorong ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, kestabilan harga, dan komunikasi efektif.

Selain itu, menurut dia BI juga memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang sesuai dengan kenaikan suku bunga BI7DRR tersebut untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran lebih awal.

Kemudian BI juga melanjutkan penjualan/pembelian SBN di pasar sekunder. "Ini untuk memperkuat transmisi kenaikan BI7DRR dalam meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investor portofolio asing guna memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah," ujarnya.

Sumber : Finance.detik

PT Rifan Financindo

Wednesday, November 2, 2022

Dear Instagram, Banyak Pengguna Masih Susah Log In Nih | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Tagar #instagramdown masih jadi trending topic Twitter. Meski Instagram sudah minta maaf, masih banyak pengguna yang mengeluhkan.

Heboh #instagramdown masih memuncaki trending topic Twitter dengan 187 ribu tweet seperti dipantau Selasa (1/11/2022) siang ini. Sebelumnya, tim Instagram sudah membuat pengumuman dan meminta maaf.

"Kami menyadari bahwa sebagian dari Anda mengalami masalah mengakses akun Instagram. Kami sedang mengatasinya dan meminta maaf untuk ketidaknyamanannya. #instagramdown," kata tim PR dari Instagram di akun @InstagramComms.


Meski begitu, masih banyak pengguna yang menyampaikan keluhan mereka dalam mengakses Instagram. Hal ini termasuk di dalamnya reaksi netizen Indonesia atas hal ini.

Banyak postingan dari berbagai negara di Eropa sampai ke India, Turki dan negara-negara berbahasa Arab. Tampaknya ini menjadi masalah global.

Baca juga:
Instagram Minta Maaf Banyak Akun Pengguna Kena Suspend
Inilah beberapa reaksi netizen pengguna terkait Instagram down:

"#instagramdown I literally came to twitter to find out if it was just me dealing with that," kata @maemaytv.

"@InstagramComms I was not able to verify the code and now it says username isn't linked to any account 😭😭😭 #InstagramDown," kata @niallerly***.

"@instagram what is going on? My account literally got suspended for no reason I did not violate any community guidelines, and when I try to verify the code it's just giving me a loading error. Is anybody else having this problem? #Instagram #instagramdown," keluh @shaikhsonu_007

"Pantesan kemaren gw ga bisa buka IG, ujug-ujug ada notice akun ditangguhkan 30 hari. Ooohhhhh... Ternyata IG nya lg down berjama'ah! #instagramdown," keluh @diva_***.

"#instagramdown #IGnya #suspend Instagram nya Sampek angkat bicara dong tapi aku kira kenapa ehh pada jamaah kena suspend juga yang lain😂😂," kata @roshan***.

Sumber : Finance.detik

PT Rifan Financindo

Tuesday, November 1, 2022

Jeep Bangkrut Gara-gara Kurang Laku! | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -  Perusahaan patungan Stellantis dan Guangzhou Automobile Group (GAC) yang memproduksi mobil Jeep di China akan mengajukan kebangkrutan. Bangkrutnya Jeep di China ini disampaikan oleh perusahaan setelah terus-terusan mengalami penurunan kinerja di pasar dunia.

GAC telah menyetujui pengajuan kebangkrutan dan menyatakan tidak akan mempengaruhi operasi secara signifikan. Sedangkan Stellantis sudah menutup kerja sama dengan GAC pada Juli, sebulan setelah mengatakan bakal menaikkan kepemilikan menjadi 75% dari sebelumnya 50%.

Penjualan SUV Jeep Cherokee dan Compass Crossover menurun tajam selama empat tahun terakhir. Penjualan mobil tersebut anjlok hingga 50% pada 2021 menjadi 20.396 kendaraan.

Lalu pada 2022, penjualan mobil kurang dari 2.000 kendaraan. Bahkan di bulan Mei cuma menjual satu kendaraan di China.

"Bulan ini pembuat mobil China harus dikenakan tarif yang sama ketika mengekspor mobil ke Eropa sama seperti produsen mobil Eropa saat mengekspor ke China," ucap CEO Stellantis Carlos Tavares, dikutip dari Reuters, Selasa (1/11/2022).

Produsen mobil asing di China tengah berada di bawah tekanan lantaran pasar telah bergeser dengan cepat ke kendaraan listrik dan merek domestik mulai menguasai pasar. Kebangkrutan ini merupakan babak akhir untuk merek Jeep di China.

Sumber :  Finance.detik

PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...