Thursday, April 16, 2020

Pandemi Corona Bisa Picu Kelangkaan Kondom, Ternyata Ini Alasannya | PT Rifan Financindo

inovasi kondom

PT Rifan Financindo  -   Pandemi virus Corona COVID-19 memiliki dampak luas terhadap segala bidang kehidupan manusia. Salah satu dampak yang mungkin tak disangka dari pandemi ini, dunia kini disebut menghadapi ancaman kelangkaan alat kontrasepsi kondom.
Juru bicara United Nations Population Fund (UNFPA) mengaku pada AFP bahwa kini mereka hanya bisa mendapatkan 50-60 persen suplai kondom dari biasanya. Suplai kondom tersebut biasanya dikirim untuk membantu negara-negara menjalankan program keluarga berencana.
"Kelangkaan kondom, atau kontrasepsi apa saja, dapat berujung pada peningkatan angka kehamilan yang tidak diinginkan. Dampak kesehatan dan sosialnya luar biasa bagi remaja perempuan, wanita, pasangan, dan keluarganya," kata sang juru bicara UNFPA seperti dikutip dari Straits Times, Rabu (15/4/2020).
Malaysia sebagai salah satu negara penghasil kondom terbesar di dunia sudah mengurangi produksinya. Kepala eksekutif untuk perusahaan produsen kondom Karex, Goh Miah Kiat, mengaku kemungkinan ada pengurangan produksi sekitar 200 juta kondom di bulan Maret-April karena lockdown.
"Dunia bisa dipastikan akan mengalami kelangkaan kondom," kata Goh.
"Ini jadi tantangan. Tapi, kami berusaha sebaik mungkin untuk melakukan yang bisa dilakukan. Jelas ini hal serius karena kondom adalah alat medis yang penting," pungkasnya.



Sumber: health.detik
PT Rifan Financindo

Wednesday, April 15, 2020

7 Gaya Pengantin Indonesia Menikah Saat Corona, Pakai Masker Unik | PT Rifan Financindo

MUA Lera juga membuat masker pengantin bertabur payet dan mutiara bernuansa biru dan gold, serasi dengan warna gaunnya. Bidadari DISTANCING  New gwon iera BOUTIQUE , tulis @ieramakeup_nd_boutique. Foto: instagram @mahayunesa_makeupMasker kain yang diposting oleh @arerachma_makeupartist, bisa jadi rekomendasi kamu para pengantin yang menikah di tengah Corona. Masker dengan detail bunga dan bordir ini sungguh cantik.  Foto: instagram @arerachma_makeupartistWanita yang didandani menjadi pengantin oleh makeup artist Lera Makeup ini tampil masker unik. Dia memakai masker warna putih bak cadar yang cantik. PRINCESS MASKERINA inspiration of a princess who kept her distance on her happy day because of the covid19 virus, unggah akun @ieramakeup_nd_boutique. Foto: instagram @arerachma_makeupartist Foto: instagram @ieramakeup_nd_boutiquePengantin yang menikah di tengah virus Corona ini juga bergaya memakai wedding fashion mask dari makeup artist @iis_yunerli86. Siger berbentuk masker ini terlihat unik saat digunakan oleh pengantin. Menurut kamu bagaimana? Foto: instagram @ieramakeup_nd_boutique Foto: instagram @imageshoopSelanjutnya ada pengantin yang memakai masker warna putih senada dengan busana akad nikah. Seperti yang diunggah oleh @damanda_mirza. Lekas sembuh dunia. Lekas sembuh indonesia..Kami rindu tawa cantik dari semua pengantin yang terhalangi virus Covid-19 , tulisnya. Foto: instagram @damanda_mirzaKreasi berikutnya dari makeup artist bernama Armanarmano. Dia mendandani pengantin wanita adat Jawa yang memakai masker warna gold. Warganet pun  dibuat terpana karena kecantikan dan masker yang dikenakannya. Masker ny bagus bgt mewah lg, puji akun @nia_2521. Keren banget kak Arman, kusukaaaaa makeup dan maskernya , kata akun @rizkabawonomakeup. Foto: instagram @armanarmanoPengantin yang menikah di tengah virus Corona ini juga bergaya memakai wedding fashion mask dari makeup artist @iis_yunerli86. Siger berbentuk masker ini terlihat unik saat digunakan oleh pengantin. Menurut kamu bagaimana? Foto: instagram @ieramakeup_nd_boutique

PT Rifan Financindo  -  Memakai masker kini jadi tren gaya pengantin yang menikah di tengah pandemi Corona. Deretan pengantin ini pun tampil dengan masker unik. Seperti apa?


Sumber : Walipop.detik
PT Rifan Financindo

Tuesday, April 14, 2020

Petugas Gabungan Gelar Rapid Test di Kafe Surabaya, Hasilnya? | PT Rifan Financindo

Mengantisipasi penyebaran dan semakin meluasnya virus Corona di Surabaya, tim gabungan operasi membubarkan keramaian di sebuah cafe, Senin (13/4/2020) malam.

PT Rifan Financindo  -  Petugas gabungan dari Polrestabes Surabaya, Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, TNI dan dinkes melakukan giat operasi pengunjung kafe di empat titik. Dari giat tersebut 130 rapid test digunakan untuk para pengunjung.Ketua Satgas Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan dari satu titik di Cafe Rolag Jalan Khairil Anwar, Surabaya, hasil rapid test seluruh pengunjung negatif.

"Kita tidak menyangka ada sebanyak ini pengunjungnya. Bersyukur dari 50 rapid tes di sini, tidak ada yang positif. Di titik lokasi lain, sejauh ini ya, masih negatif semua. Masih sementara, karena ada 4 titik kita di titik 1 ini," kata Joni di lokasi, Senin (13/4/2020) malam.
Joni berharap masyarakat patuh dengan imbauan pemerintah terkait physical distancing. Joni menyebut penyebaran virus Corona begitu cepat.
"Tolong masyarakat di rumah saja. Kota Surabaya peningkatan COVID-19 luar biasa, kemarin tambah 83, hari ini tambah 28," jelasnya.
"Saya lihat di sini malah nyangkruk. Karena begini teorinya, 1 saja di sini positif, maka bisa diikuti 10-20 PDP dan ODP. Kalau tidak dilakukan sesuatu, seperti ini bahaya bisa meningkat terus," imbuhnya.
Sementara Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisanto menjelaskan bahwa giat yang dilakukan giat patroli skala besar. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul yang bisa berdampak fatal.
"Sejauh ini tidak ada yang positif di sini. Tapi kita akan terus melaksanakan imbauan-imbauan pemerintah dengan membubarkan perkumpulan yang berisiko. Insyaallah ini efektif untuk menekan angka COVID-19," tandasnya.
"Giat ini bersama dengan Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, TNI, Dinkes. Nanti akan dikabari ya kalau ada lagi. Tapi saya rasa kegiatan ini efektif," pungkasnya.

Sumber: market.bisnis
PT Rifan Financindo

Monday, April 13, 2020

Pro & Kontra Mudik, DPR: Larang Mudik, Kalau Perlu Disanksi | PT Rifan Financindo



PT Rifan Financindo   -   Anggota DPR RI meminta agar pemerintah tegas melarang warga mudik ke kampung halaman. Kalau perlu mereka yang melanggar diberi sanksi.
Mudik menjadi pro dan kotra setelah virus Corona menjadi pandemi. Mudik dinilai sebagai salah satu cara virus Corona menyebar lebih luas di Indonesia.
Nah, tak lama lagi, Indonesia menuju periode tradisi mudik, menjelang Ramadan dan saat Lebaran. Merujuk hasil survei Litbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memang sih 56 persen perantau tak akan mudik, sedangkan sisanya menunggu perkembangan.
Anggota Komisi V DPR RI, Nurhayati Monoarfa, meminta agar pemerintah tegas melarang mudik. Sebab, saat ini masyarakat bingung dengan langkah yang dibuat pemerintah dengan mengampanyekan #dirumahaja namun tak melarang mudik. Ya, sejauh ini pemerintah mengimbau warga agar tak mudik.
"Yang dibutuhkan adalah keputusan yang jangan ambigu dan jelas. Boleh atau tidak boleh, boleh tapi diperketat. Sehingga masyarakat bingung," kata Nurhayati dalam diskusi diskusi pro dan kontra mudik oleh Instran.
"Buat apa lakukan intervensi kayak BLT dan lain-lain kalau nggak melarang. Itu cukup buat menahan masyarakat," ujar Nurhayati.
Selain itu, Nurhayati mengkhawatirkan kesiapan tenaga medis daerah tujuan mudik andai kebanjiran pemudik. Begitu pula dengan stok alat pelindung diri (APD).
"Tenaga medis di banyak daerah terbatas. Malah ada satu daerah yang punya ventilator cuma satu, padahal itu dibutuhkan," ujar Nurhayati.
Senada, Anggota Komisi V lainnya, Syarief Abdulah, mengatakan kalau perlu ada sanksi diberikan untuk yang nekat mudik. Utamanya bagi pemudik dari zona merah virus Corona, Jabodetabek.
"Saya minta dari jajaran kementerian perhubungan menyikapi mudik. Seharusnya dari kementerian perhubungan tidak memberikan kelonggaran, malah diperlukan ada sanksi untuk mudik keluar daerah," kata Syarief.
"Yang kita takutkan nanti bisa ada transfer COVID-19 dari Jabodatbek yang merupakan redzone, kalau ini nanti sampai ke daerah, sampai ke tempat tujuan berbahaya. Sebab, fasilitas, APD kan terbatas," dia menambahkan.
"Kalau orang hanya diimbau, ini tentu akan memakan waktu, edukasinya lama. Persoalan sekarang kan mendesak memutus rantai agar tidak terjadi perpindahan. Virus Corona ini kan sarananya kan orang makanya diterapkan social distancing itu. Saya kira dari kemenhub harus ada aturan jelas," dia menjelaskan.


Sumber: News.detik
PT Rifan Financindo

Thursday, April 9, 2020

Toyota Indonesia Setop Produksi Selama 5 Hari | PT Rifan Financindo

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia merupakan perakit produk Toyota sekaligus eksportir kendaraan dan suku cadang Toyota di Indonesia. Salah satu pabriknya berada di Sunter, Jakarta.


PT Rifan Financindo  -  Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB). Sejumlah industri pun berdampak, penutupan pabrik di Indonesia kali ini datang dari raksasa otomotif, Toyota.
Produsen asal Jepang ini memutuskan untuk menutup pabrik sementara terhitung mulai 13 April hingga 17 April 2020.
Dalam keterangan resminya, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) penutupan pabrik selama 5 hari itu mempertimbangkan faktor-faktor seperti mengantisipasi penurunan permintaan dalam negeri dan ekspor, kondisi pasokan komponen, dan kebutuhan utama untuk melindungi karyawan dan pemangku kepentingan, serta upaya dan arahan pemerintah untuk mengatasi wabah COVID-19.
"Kami selalu memastikan bahwa semua kegiatan penyesuaian aktivitas di TMMIN selalu mendapatkan persetujuan dari otoritas nasional dan lokal," ujar Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam dalam siaran persnya, Kamis (9/4/2020).
Keputusan pembukaan kembali pabrik Toyota akan ditetapkan menyesuaikan kondisi di lapangan untuk tetap memenuhi kebutuhan pelanggan dan ekspor.
"Selanjutnya, sambil berjalan, kami akan terus memantau perkembangan situasi termasuk kemungkinan untuk segera kembali melakukan aktivitas produksi ketika ada pembaruan tentang kondisi pasokan dan permintaan pelanggan," terang Bob Azam.
TMMIN memastikan bahwa pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sementara untuk aktivitas ekspor - impor dan logistik akan tetap tetap berjalan di bawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang ketat.

Sumber: Oto.detik
PT Rifan Financindo 

Wednesday, April 8, 2020

Pandemi COVID-19 Bikin Emas Kembali Meroket | PT Rifan Financindo

Emas comex - Reuters

PT Rifan Financindo  -    Di tengah prospek perlambatan ekonomi global akibat pandemi COVID-19, investor kembali menempatkan emas sebagai aset paling aman sehingga harga emas menyentuh titik tertinggi sejak November 2012.
Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Selasa (7/4/2020) hingga pukul 13.33 WIB, harga emas berjangka untuk kontrak Juni 2020 di bursa Comex bergerak menguat 1,25 persen ke level US$1.715,1 per troy ounce. Pada perdagangan pagi ini, emas sempat melonjak hingga ke level US$1.742 per troy ounce, menjadi level tertinggi sejak November 2012. Saat itu, harga emas berada di kisaran US$1.700 per troy ounce setelah menyentuh level US$1.760 per troy ounce pada Oktober 2012.
Sementara itu, harga emas di pasar spot terapresiasi 0,06 persen ke level US$1.661,66 per troy ounce. Adapun, dalam perdagangan yang sama indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama bergerak melemah 0,3 persen ke level 100,385 pada pukul 12.50 WIB.
Grafik pergerakan harga emas dari laman gold.org selama 10 tahun terakhir
Penguatan emas kali ini berhasil memperbaiki kinerja emas yang sempat terkoreksi dalam pada pertengahan Maret karena kecenderungan investor untuk melikuidasi semua aset untuk mengumpulkan lebih banyak dolar AS dan menganggap greenback sebagai aset paling aman dibandingkan dengan emas.
Adapun, akibat penguatan tersebut, pergerakan harga emas melampaui proyeksi level resisten yakni US$1.670 hingga US$1.685 per troy ounce yang ditetapkan Monex Investindo Futures. 
Analis JPMorgan Chase & Co. Jamie Dimon mengatakan bahwa logam saat ini semakin diminati pasar seiring dengan banyaknya sinyal yang menunjukkan pandemi COVID-19 menekan pertumbuhan ekonomi global.
“Lonjakan emas pun datang bahkan ketika aset berisiko termasuk pasar ekuitas membukukan keuntungan di tengah tanda-tanda penyebaran virus mulai mereda di beberapa negara,” ujar Jamie seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/4/2020).
Kendati demikian, Australia & New Zealand Banking Group Ltd dalam risetnya mengatakan bahwa kenaikan emas tidak luput dari sentimen negatif yang dapat membatasi penguatannya saat ini.
“Meskipun terdapat harapan harga emas akan meningkat akibat pandemi, masih terdapat keraguan di pasar untuk melihat aset safe haven dalam permintaan yang kuat," tulisnya.
Pelemahan permintaan tersebut tercermin dari menurunnya pembelian emas oleh Bank Sentral, yang memberikan kontribusi terbesar kedua pembelian emas dunia setelah pembelian untuk sektor perhiasaan.
Emas. - Bloomberg/Akos Stiller
BANK SENTRAL KURANGI EMAS
Mengutip laporan World Gold Council, total pembelian emas oleh bank sentral periode dua bulan pertama tahun ini hanya sebesar 64,5 ton, jauh lebih rendah dengan pembelian pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai 116,1 ton.
Perinciannya, pada Februari, bank sentral di seluruh dunia hanya menambahkan 36 ton emas ke dalam cadangan emas moneternya, hampir 30 persen lebih tinggi daripada pembelian untuk periode Januari 2020, tetapi lebih rendah 52 persen secara year on year.
Adapun, bank sentral Turki memimpin pembelian dengan total penambahan emas pada Februari hingga 24,8 ton, kemudian diikuti dengan Rusia yang membeli sekitar 10,9 ton emas.
Untuk diketahui, dari tahun ke tahun dua bank sentral tersebut bersama dengan bank sentral Kazakhstan, Qatar, dan Uzbekistan menjadi pembeli utama emas sepanjang tahun lalu.
Periset World Gold Council Krishan Gopaul mengatakan bahwa masih adanya bank sentral membeli emas menandakan bahwa logam kuning itu masih menjadi komponen penting cadangan devisa meskipun tingkat permintaan menurun.
Namun, sama dengan yang terjadi di seluruh dunia, ketidakstabilan dan ketidakpastian pasar baru-baru ini akibat sentimen penyebaran virus corona akan berada di garis depan pikiran para bankir sentral.
“Sementara kami percaya bank sentral akan tetap menjadi net buyer emas pada 2020, tetapi masuk akal jika mungkin kita tidak akan melihat pembelian emas sebanyak yang dilakukan bank sentral dalam dua tahun terakhir,” ujar Krishan seperti dikutip dari publikasi risetnya, Selasa (7/4/2020).
Dia mengatakan bahwa sesungguhnya penurunan pembelian emas oleh bank sentral tampak sudah terlihat sejak Agustus 2019. Penurunan permintaan emas oleh bank sentral itu juga telah menjadi sinyal adanya pelemahan permintaan fisik emas dunia.
Kini, sebagian besar bank sentral itu telah mencapai tingkat di mana selera untuk mengumpulkan emas cenderung habis. Terbaru, Bank Sentral Rusia mengumumkan untuk menghentikan pembelian emas domestik mulai bulan depan.


Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Tuesday, April 7, 2020

Kinerja 2019 : Laba Tjiwi Kimia (TKIM) Mengerut 32,23 Persen | PT Rifan Financindo

Personel grup band Slank, Kaka (tengah) dan Bimbim (kedua kiri) meninjau pabrik kertas Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Tjiwi Kimia, di Mojokerto, Jawa Timur, Senin (18/9). Tur pabrik ini untuk mengenal proses produksi kertas setelah menggelar konser musik bertajuk Silaturahmi Kebangsaan di Mojokerto. - ANTARA/Syaiful Arif

PT Rifan Financindo  -   Emiten kertas PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) mencatatkan kinerja keuangan yang kurang ciamik sepanjang 2019.
Berdasarkan publikasi laporan keuangan, Selasa (7/4/2020), Twiji Kimia mencatatkan penurunan laba bersih 32,23 persen menjadi US$166,52 juta pada tahun lalu. Laba per saham atau earning per share yang bisa dibagikan perseroan untuk tahun buku 2019 menurun dari semula US$0,0789 menjadi US$0,0535.
Penurunan laba dipicu oleh penurunan tipis dari sisi penjualan sebesar 0,82 persen menjadi US$1,047 miliar, dibanding capaian tahun sebelumnya sebesar US$1,055 miliar.
Meski sudah berusaha menekan beban pokok penjualan, namun perusahaan yang tergabung dalam Sinar Mas Grup tersebut mencatatkan kenaikan beban penjualan 10,57 persen serta beban umum dan administrasi sebesar 3,44 persen.
Di samping itu, Tjiwi Kimia berhasil menekan pos liabilitasnya hingga 3,06 persen menjadi US$1,68 miliar, bersamaan dengan itu menambah pos ekuitasnya sebesar 12,16 persen menjadi US$1,38 miliar.
Pada pos aset, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan sebesar 3,28 persen menjadi US$3,06 miliar dari posisi US$2,96 miliar pada tahun 2018.
Perseroan memperoleh kenaikan kas neto dari pos aktivitas operasi sebesar US$159,41 juta, sehingga Tjiwi Kimia mencatatkan kenaikan 18,96 persen pada kas dan setara kas akhir tahun 2019 sebesar US$182,36 juta.
Ringkasan Kinera Tjiwi Kimia 2019
Komponen20182019Perubahan (%)
PendapatanUSD 1.055.800USD 1.047.118-0,82%
Beban Pokok PenjualanUSD 940.378USD 939.955-0,04%
Beban PenjualanUSD 35.661USD 39.43010,57%
Beban Umum dan AdministrasiUSD 40.137USD 41.5193,44%
Laba BersihUSD 245.709USD 166.516-32,23%
Laba per saham (dinyatakan penuh) USD 0,0789USD 0,0535-32,19%
Total LiabilitasUSD 1.729.951USD 1.677.008-3,06%
Total EkuitasUSD 1.235.185USD 1.385.32312,16%
Total AsetUSD 2.965.136USD 3.062.3313,28%
Kas Setara Kas Akhir TahunUSD 153.293USD 182.36418,96%



Sumber: Market.bisnis
PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...