Monday, August 23, 2021

Jumlah Korban Keracunan Massal di Sukabumi Bertambah Jadi 89 Orang | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -   Jumlah korban keracunan massal di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terus bertambah. Data terbaru hingga pagi tadi jumlah korban mencapai 89 orang.

Korban sendiri berasal dari Kampung Sindanghayu, Desa Wanasari kemudian beberapa warga lain dari Kampung Simpangkaret, Desa Citangla.

"Kejadian berawal pada hari minggu (21/8) sejak pukul 08.30 WIB mengkonsumsi hidangan nasi dan daging sapi di tempat hajatan pernikahan, usai menyantap pada sore hari mulai dirasakan mual, diare, muntah-muntah dan lemas. Jumlah korban hingga saat ini mencapai 89 orang,"kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani, Senin (23/8/2021).

Para korban, kata Anita, mendapatkan penanganan medis di dua lokasi, yakni 77 orang di Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat. Kemudian 12 orang warga berobat di tempat praktik perawat Puskesmas Surade di Kampung Simpangkaret, Desa Citanglar.

"Tim Medis Puskesmas Surade juga membuka posko pengobatan di Pustu Wanasari untuk memberikan pertolongan pertama," tambah Anita.

Anita juga menyebut setelah banyak warga merasakan keluhan yang sama, kemudian Tim Medis Puskesmas Surade membuka posko pengobatan di Pustu Wanasari.

Sementara itu Kepala Puskesmas Surade Solitaire Ramozes mengatakan tim medis memgevakusi warga yang mengalami keracunan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Warnasari dengan jumlah hingga saat ini mencapai 83 orang, semuanya rawat jalan sudah dan sudah pulang dengan kondisi stabil.

"Sedangkan sampel makanan hajatan sudah diambil dan dikirimkan ke Labotarium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut serta untuk obat dan cairan infus Alhamdulilah cukup," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 80 orang warga di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami keracunan. Mereka diduga keracunan usai menyantap makanan yang disajikan di acara hajatan warga.

Informasi diperoleh detikcom, keracunan dialami warga dari Kampung Sindanghayu, Desa Wanasari kemudian eberapa warga lain dari Kampung Simpangkaret, Desa Citangla, Minggu (22/8/2021). Kepala Puskesmas Surade, dr Solitaire mengatakan efek dan gejala yang dirasakan antar warga beragam, mulai dari mual, muntah hingga buang air besar.

"Mulai dari Magrib tadi warga terus berdatangan dengan keluhan sakit perut yang hebat kemudian disusul mual dan muntah. Berdasarkan riwayat pagi tadi warga sekitar jam 11.00 WIB, pergi ke acara hajatan dan membawa makanan dari sana," kata Solitaire kepada wartawan.



Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Friday, August 20, 2021

KATALOGUE - Gigitan Renyah Pedas Wah Iya Nih | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo - Pandemi memang membuat semuanya kalang-kabut. Banyak pekerja yang harus berhenti di tengah jalan. Tetapi, bencana ini tidak membuat setiap langkah menjadi terhenti.


Semangat mesti tetap terjaga, harapan masih harus terus dipelihara. Pandemi memaksa kita semua untuk tetap kreatif dan survive dengan jalannya masing-masing. 

Pada dasarnya rasa ingin berkembang itulah yang mendorong semangat untuk berwirausaha berjualan makanan ringan. Prosesnya memang tidak mudah, tapi hal itu harus ditempuh untuk bertahan hidup.

 

Kripik Wah Iya Nih Katalogue Web Pic

Varian Rasa Kripik Wah Iya Nih Katalogue Web Pic



Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mendorong orang memanfaatkan internet untuk berinteraksi dan berbisnis.

Teknologi digital menjadi salah satu kebutuhan dasar di era sekarang, kemudahan dapat di akses dengan jangkauan yang luas ini dapat digunakan untuk berwirausaha. Terlebih platform e-commerce sudah di terima oleh berbagai kalangan di Indonesia. 

Awalnya, produsen melakukan penjualan pada forum jual beli di salah satu website yang sebenarnya adalah platform untuk berkomunitas seperti Kaskus dan itupun hanya kalangan anak muda.

 

Kripik Wah Iya Nih Katalogue Web Pic

Kripik Wah Iya Nih Katalogue Web Pic



Dengan pertumbuhan era digital yang sangat cepat,  Wah Iya Nih memberanikan diri untuk menjual snack, khususnya keripik pedas.

Pertimbangannya adalah bahwa sebagian besar orang senang jajan camilan untuk melengkapi aktivitas santai maupun serius. Dengan memaksimalkan kreativitas dan iklan digital Wah Iya Nih mampu bertahan selama setahun dengan target ingin terus besar dan berkembang.


Sumber: bisnismuda

PT Rifan Financindo

Thursday, August 19, 2021

Antusias Ibu Hamil di Surabaya Jalani Vaksinasi: Saya Excited | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo  -   Ibu hamil di Surabaya sudah bisa menjalani vaksinasi COVID-19 jenis Sinovac dosis pertama mulai hari ini, Kamis (19/8/2021). Vaksinasi untuk ibu hamil di Surabaya digelar di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) kampus C Unair.

Antusias para ibu hamil pun tinggi. Itu terlihat ketika banyak para ibu hamil yang berdatangan untuk vaksinasi. Seperti ibu hamil dari Kembang Kuning Keramat ini, Rahmanina Budiono Putri (30), yang sudah lama menantikan vaksinasi untuk ibu hamil.

Menurut Rahma, tak sedikit ibu hamil yang melahirkan dengan kondisi positif COVID-19. Bahkan hal tersebut memberatkan sang ibu hingga ada yang meninggal dunia.

"Saya malah excited vaksin, karena banyak ibu hamil meninggal karena COVID. Saya sendiri justru malah nunggu. Soalnya di luar negeri bisa vaksin, tapi di Indonesia baru ini," kata Rahma yang mengandung anak ketiga usia 26 minggu ini kepada wartawan di ACC Unair, Kamis (19/8/2021).


vaksinasi ibu hamilAntrean vaksinasi ibu hamil di Gedung ACC Unair (Foto: Esti Widiyana)

Sebelum vaksin, Rahma pun mempersiapkan diri agar tetap sehat setelah disuntik. Seperti tidur yang cukup, makan, dan vitamin.

"Karena ibu hamil rentan darah tinggi, jadi tidur cukup, vitamin, makan. Nggak sakit tadi waktu suntik, biasa saja," ujarnya.

Sama halnya dengan Patma Tajanti (21) warga Banyu Urip. Patma sangat bersemangat untuk vaksin COVID-19, sebab ia telah disarankan sejak dua bulan yang lalu ketika USG kandungan.

"Iya, sudah ditunggu-tunggu untuk vaksin. Sebelum sakit lebih baik mencegah dulu, nggak ada khawatir dan takut, pokoknya persiapan aja, sarapan, minum vitamin," jelas Patma yang mengandung anak kedua dengan usia kehamilan 33 minggu.

Sebelum suntik vaksin, ia juga berkonsultasi ke dokter kandungan dan dipersilakan. Akhirnya, ia bersama 10 ibu hamil di Banyu Urip dibawa ke Gedung ACC Unair.

"Sempat konsultasi ke dokter kandungan, waktu USG disarankan vaksin tapi ke puskesmas belum ada. Kemarin waktu periksa dibilangi besok, hari ini bareng-bareng sama puskesmas ada 10 orang dibawa pakai 2 ambulans," ceritanya.

Usai disuntik vaksin, Patma tak merasakan sakit. Ia justru merasa sedikit pusing sebelum suntik karena deg-degan takut jarum.

"Waktu sebelum suntik pusing sedikit, tapi setelah suntik sudah enakan, mungkin karena deg-degan," pungkas Patma.


Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Wednesday, August 18, 2021

Cerita Gubernur Bank Sentral Afghanistan Kabur Cuma Bawa Pakaian | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo  -  Gubernur Bank Sentral Afghanistan, Ajmal Ahmady, turut kabur ke luar negeri seiring dengan datangnya Taliban menguasai Ibu Kota Kabul. Melalui rekaman video, ia menceritakan perjuangan meninggalkan negaranya.

Ajmal menumpangi pesawat militer bersama warga Afganistan lainnya. Ia menampik anggapan yang menyebut perjalanannya dibantu pihak Amerika Serikat.

"Pada akhirnya, satu-satunya alasan saya bisa keluar adalah, itu adalah pengalaman yang sangat nyata. Kami berada di landasan, berbagai helikopter dan pesawat lain lepas landas, penerbangan Kam Air dipenuhi tiga kali lipat dari batas yang seharusnya diisi, dan saya melihat pesawat militer negara ketiga, ini bukan sebuah pesawat AS," ujar Ajmal, yang kini telah berada di London, Inggris (18/8/2021)

Lulusan Universitas Harvard itu juga menceritakan kekacauan yang terjadi di Bandara saat ia berupaya menaiki pesawat. Sebagaimana hal yang ramai diberitakan, di hari pendudukan Taliban di Kabul, warga dalam jumlah yang besar memaksa masuk ke landasan. Seiring dengan itu, muncul laporan bahwa ada beberapa penerbangan yang tidak terencana.

"Semua orang berebut untuk naik ke pesawat, dan saya didorong oleh rekan-rekan untuk naik pesawat itu dari salah satu konvoi militer di mana rel belakang naik," papar Ajmal.

Ajmal mengaku tak membawa barang-barang berharga. Ia menyebut dirinya pergi hanya dengan pakaian yang melekat di badannya.

"Saya berhasil naik tanpa barang, pakaian yang Anda lihat saya kenakan dan satu sepatu. Dan begitulah cara saya berhasil keluar dari Afghanistan," tukasnya.



Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Monday, August 16, 2021

Ekonomi Pulih, Awan Hitam Selimuti Prospek Emas di Masa Depan | PT Rifan Financindo


PT Rifan Financindo  Meskipun harga emas meningkat tajam pada awal minggu ini, analis ternyata masih pesimistis dengan proyeksi komoditas berharga ini ke depannya. Analis menilai penurunan harga emas dipicu akibat data lapangan kerja AS yang lebih kuat serta repons memborong dolar AS. 

Seperti diketahui, dolar AS dan emas memiliki hubungan yang berkebalikan. Ketika dolar AS menguat terhadap mata uang lain, emas akan jatuh karena harganya lebih mahal di mata uang lain dan melemahkan permintaan. 

"Sell-off di harga emas pada Senin lalu [9/8/2021] dipicu oleh pasar Asia yang memborong dolar AS dan menjual emas merespon kuatnya data penghasilan AS pada Juli," kata Analis Komoditas Commonwealth Bank of Australia Vivek Dhar, dikutip dari CNBC International.

Momentum Naik Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan kenaikan pendapatan dari sektor nonpertanian hingga mencapai 943.000 pekerjaan baru pada bulan Juli, melampaui proyeksi 845.000 pekerjaan baru. Sementara itu, Dhar melihat ke depannya akan sulit bagi komoditas berharga seperti emas atau perak untuk tetap bullish. Dia meramal harga emas akan mencapai US$1.700 per ounce pada kuartal I/2022. 

Federal Reserve bahkan diperkirakan akan mengkaji ulang pelonggaran kebijakannya dan memperlambat stimulus seiring dengan ekonomi yang mulai pulih dari pandemi. Bank sentral AS tersebut saat ini masih menahan suku bunga mendekati nol. 

Namun, sejumlah pejabat Fed mulai memberikan sinyal kuat bahwa tapering akan segera dimulai dan kenaikan suku bunga semakin dekat. 

Kepala Investasi UBS Global Wealth Management Dominic Schnider memperkirakan imbal hasil riil akan semakin mengarah ke positif dan ini menandakan penurunan untuk emas. Dia meyakini investor akan keluar dari ETF dan pasar berjangka. 

"Saya pikir Anda akan melihat outflow. Saya tidak akan terkejut jika melihat 20 juta ounce emas meninggalkan ETF dan pasar berjangka," katanya. Schnider memperkirakan harga emas bisa jatuh ke level US$1.600 per ounce atau lebih rendah lagi.

 Hari ini, Kamis (12/8/2021), PT Valbury Asia Futures mencatat harga emas menguat karena melemahnya dolar AS setelah data harga konsumen AS yang meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mengurangi dukungan ekonominya lebih cepat dari yang diharapkan. 

Pada perdagangan Kamis (12/8/2021) pukul 07.48 WIB, harga emas spot koreksi 0,02 persen atau 0,34 poin menjadi US$1.751,36 per troy ounce. 

Emas Comex kontrak Desember 2021 naik 0,04 persen atau 0,7 poin menuju US$1.753,7 per troy ounce. 

Harga emas Comex kontrak Desember 2021 naik 0,04 persen atau 0,7 poin menuju US$1.754 per troy ounce semalam. Mengutip Antara, perdagangan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Rabu (11/8) karena IHK AS pada Juli, indikator utama inflasi, sesuai dengan harapan pasar.



Sumber: markt.bisnis

PT Rifan Financindo

Friday, August 13, 2021

Iran Mau Legalkan Transaksi Uang Kripto, Caranya | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo   -   Badan pajak Iran membidik uang kripto sebagai objek pajak. Otoritas tersebut telah menyerukan untuk menetapkan kerangka hukum platform perdagangan koin digital tersebut.

Administrasi Pajak Nasional Iran (INTA) mendorong untuk membangun kerangka hukum perpajakan platform perdagangan kripto yang beroperasi di negaranya. Itu terungkap dari proposal baru otoritas pajak negara tersebut, dilansir detikcom dari Cointelegraph, Jumat (13/8/2021).


Dua bulan setelah seruan Presiden Iran Hassan Rouhani untuk kerangka hukum perdagangan kripto, INTA dilaporkan merinci perlunya melegalkan pertukaran aset digital dalam proposal yang dikutip oleh media lokal.


INTA mengatakan bahwa pemerintah seharusnya hanya mengizinkan pertukaran resmi untuk mengkonversi mata uang sambil melacak transaksi. Otoritas pajak mendesak untuk menjaga kerangka hukum di sisi spektrum yang lebih luas untuk menghindari kondisi yang sulit untuk pertukaran kripto yang dapat menyebabkan berkembangnya pasar gelap.


Baca juga:

Waduh! Harga Kripto Lagi Turun Berjemaah, Dogecoin Paling Anjlok

Pajak atas keuntungan modal, pajak dasar tetap, dan pajak pekerjaan adalah tiga rezim pajak pada platform perdagangan kripto yang diusulkan oleh INTA, meskipun proposal tersebut tidak menentukan mekanisme untuk mengenakan pajak pada bisnis kripto.


Keuangan terdesentralisasi juga masuk ke dalam proposal, menurut sumber. Untuk mematuhi peraturan Anti Pencucian Uang, proposal tersebut ingin menetapkan batas atas transaksi yang terjadi di bursa terdesentralisasi.


Seperti yang dilaporkan Cointelegraph pada awal Juli, Komisi Parlemen Iran untuk Ekonomi menyusun undang-undang baru guna membatasi penggunaan uang kripto di dalam negara, sambil memberikan kerangka hukum yang lebih jelas bagi para penambang.


Penambangan kripto masih legal untuk penambang berlisensi yang beroperasi di Iran, meskipun untuk sementara dilarang hingga September karena masalah energi selama bulan-bulan musim panas. Penambang diakui sebagai pemilik aset digital yang mereka buat.


Mengonversi satu mata uang kripto ke mata uang kripto lainnya juga tidak ilegal. Tetapi undang-undang saat ini hanya mengizinkan bank dan bursa berlisensi untuk menggunakan mata uang digital yang ditambang di Iran untuk membayar impor, sementara kripto tidak dapat digunakan untuk pembayaran di dalam negeri.


Penegak hukum Iran menghabiskan musim panas dengan melakukan penggerebekan terhadap penambang kripto yang tidak berlisensi. Polisi menyita sebanyak 7.000 rig penambangan dalam beberapa operasi. Bulan lalu, pemerintah meminta penambang kripto berlisensi untuk menghentikan produksi sama sekali hingga pemberitahuan lebih lanjut.



Sumber: Finance.detik

PT Rifan Financindo

Thursday, August 12, 2021

Suka Duka Relawan Vaksinasi Merdeka di Slum Area: Gerai Pengap Tapi Semangat | PT Rifan Financindo

 PT Rifan Financindo   -  Vaksinasi di DKI Jakarta setiap hari digenjot untuk mengejar herd immunity sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, di balik itu semua ada relawan-relawan yang rela terjun langsung menjangkau masyarakat hingga ke permukiman-permukiman kumuh di Ibu Kota. 

Salah satunya Aulia (20), yang bergerak cepat menyambut warga yang tiba di Gerai Vaksinasi Merdeka 286, Muara Angke, Jakarta Utara (Jakut). Bukan tanpa alasan Aulia senang saat ada warga yang datang untuk mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Memang minat masyarakat sangat kurang. Jadi (di sini) ngantre nggak panjang, itu PR-nya. Jadi kita harus narik-narikin masyarakatnya supaya mau divaksin. Untuk yang narik-narikin masyarakat untuk vaksin kemudian dapat sembako itu dari pihak kepolisiannya," kata Aulia, relawan di gerai Vaksinasi Merdeka kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Aulia mengatakan sejak awal gerai Vaksinasi Merdeka berdiri, 1 Agustus kemarin, personel kepolisian tak berhenti woro-woro mengajak masyarakat di perkampungan nelayan yang belum vaksin untuk mendatangi gerai Vaksinasi Merdeka. Maka setibanya di gerai, Aulia dan relawan lainnya sigap menyambut dengan memberikan edukasi kepada warga, terutama yang masih takut disuntik.

"Minat masyarakatnya masih kurang untuk vaksin. Jadi dari tim Polri-nya juga, mereka harus woro-woroin masyarakatnya, ngedorong masyarakatnya agar mau divaksin," cerita Aulia.

"Kemudian tugas kita sebagai, yang bisa dibilang (relawan) non nakes dan nakesnya, membantu pihak Polri memberikan pemahaman untuk masyarakat bahwa vaksin itu nggak bakal kenapa-kenapa kok. Ada efek setelah vaksin iya, seperti demam, ngantuk. Tetapi kita kasih pemahaman bahwa itu nggak apa-apa, nggak bakal berlangsung lama efek itu," sambung dia.

Relawan vaksinasiSuasana di lokasi vaksinasi Foto: Rakha/detikcom

Pantauan detikcom di lokasi, gerai Vaksinasi Merdeka 286 sangat sederhana. Sebelumnya, gerai adalah Posko Sekretariat RW 22 Muara Angke yang disulap hingga memungkinkan menjadi titik vaksinasi warga.

Luas gerai sekitar 12 meter persegi, memanjang. Gerai hanya beralaskan semen dengan atap asbes. Pondasi dan rangka atap gerai hanya kayu.

Namun pihak penyelenggara vaksinasi ini sedikit mendekor gerai dengan spanduk vaksinasi merdeka di sisi depan dan kain merah putih. Keliling area gerai juga ditutupi kain merah putih.

Kayu di bagian atap gerai dipasangi bendera merah putih kecil yang terbuat dari plastik dan pada bagian atas kain merah putih juga dipasangi ornamen rumbai merah putih.

"Panas, tapi karena sudah kebiasaan jadi nggak panas. Angin alam lebih segar. Areanya ya memang kumuh, kotor, jorok, tapi ya sudah tugas kita. Mau nggak mau ditempatkan di mana saja, harus mau. Itu salah satu tantangan juga," kata Aulia.

Masih dari pantauan detikcom, berdiri tiga kipas angin yang diarahkan ke barisan kursi peserta vaksinasi dan ke meja relawan. Meski demikian, udara di dalam gerai terasa agak pengap. Lebih dari 20 warga antre sembari duduk untuk divaksin.

"Hari ini yang vaksin lumayan. Dapat 120 lebih (peserta). Sehari ditarget 200 dosis. Kenapa masih cuma 100-an orang (yang divaksin per hari), karena dari masyarakatnya masih ada yang takut-takut," jelas Aulia.

"Ada rumor juga yang habis divaksin bakal sakit, bakal meninggal. Jadi masih sedikit yang mau berpartisipasi, jadi harus didorong terus masyarakatnya," sambung Aulia.

Di Gerai Vaksinasi Merdeka 286, Aulia bertugas dengan satu relawan, Ahmad Wahidin dan dua vaksinator dari kepolisian. Namun, tambah Aulia, timnya dibantu oleh kelompok ibu-ibu Dasawisma RW 22 Muara Angke.

"Tugasnya ibu-ibu Dasawisma melakukan pengecekan, pendaftaran masyarakat. Sebagian lagi ibu-ibu Dasawisma di bagian sembako. Setelah masyarakat melakukan vaksin dikasih bantuan beras agar masyarakat semangat untuk vaksin," terang Aulia.

Aulia mengatakan setiap hati, Gerai Vaksinasi Merdeka buka dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. "Sekarang ada penambahan waktu dari jam 08.00 sampai 15.00 WIB. Kenapa ditambah, ya karena alasan pukul 12.00 sedikit (warga yang vaksin)," ungkap Aulia.

Warga yang tak kunjung vaksin kerap beralasan pekerjaan mereka belum selesai pada siang hari. Kadang kerjaan belum selesai jam segitu. Biar ibu-ibu rumah tangga yang kerjaannya belum selesai siang, bisa divaksin sore. Biar target kita tercapai juga," imbuh Aulia.

Aulia pun mengaku senang bisa terjun langsung dalam kegiatan vaksinasi COVID-19. "Saya semangat-semangat aja. Apapun kondisinya. Justru alhamdulillah, meskipun gerainya sederhana tapi bisa kasih manfaat buat warga."

Masih di Gerai 286 Muara Angke, detikcom bertemu salah satu polwan, AKP Putri Harleyanti yang bertanggung jawab mengawasi berjalannya kegiatan Vaksinasi Merdeka. Putri mengungkapkan memang tak ada kewajiban dari atasan kepada dirinya untuk terjun langsung ke gerai vaksinasi, namun dia merasa tak bisa lari dari tanggung jawab sebagai abdi negara di masa pandemi ini.

"Sempat saya berpikir untuk menarik diri, tidak aktif dalam relawan. Namun memang karena saya melihat semua orang sibuk berperan dalam penekanan (kasus) COVID, tidak bisa kita melarikan diri. Jadi saya berusaha meyakinkan diri saya," ujarnya.

Relawan vaksinasiAKP Putri Harleyanti jadi relawan vaksinasi Foto: Rakha/detikcom

Sehari-hari Putri menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Putri mengaku tertantang menjadi relawan di Gerai 286 karena mendengar masyarakat setempat masih ada yang skeptis terhadap vaksinisasi.

"Karena mereka menyatakan begini, kalau saya meninggal emang Ibu mau tanggung jawab. Tapi kami berusaha meyakinkan bahwa kalau dalam kondisi yang sehat dan kita punya relawan yang akan tanya kondisi kesehatan, kronologis pekerjaan, juga mengecek kesehatan. Intinya ada prosesnya, tidak langsung serta merta menyuntik," cerita Putri.

Putri pun miris saat tahu jumlah warga yang tervaksinasi di RW 22 Muara Angke masih di bawah 50 dari total 5.000 hingga 6.000 warga. Selain skeptis soal vaksin COVID-19, Putri mendengar banyak warga yang tak sempat vaksin lantaran sibuk bekerja, ditambah lokasi vaksinasi jauh dari tempat tinggal.

"Mereka ini kan ABK, bekerja siang dan malam. Melaut berbulan-berbulan," tuturnya.



Sumber: news.detik

PT Rifan Financindo

Jumlah Uang Beredar Naik Jadi Rp 8.721,9 T Berkat Penyaluran Kredit Moncer

Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar pada Januari 2024 mengalami pertumbuhan. Uang beredar mengalami pertumbuhan, salah satunya ditopan...